Berikut Kebiasaan yang Bisa Memperparah Hipertensi saat Puasa

  • 11 Mar 2026 02:35 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Puasa sering disebut membawa banyak manfaat kesehatan. Jika dijalani dengan pola hidup yang tepat, tekanan darah bisa lebih terkontrol dan daya tahan tubuh ikut meningkat.

Bagi penderita hipertensi, puasa tetap diperbolehkan selama tidak ada komplikasi berbahaya. Namun masalahnya, ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang kerap luput dari perhatian.

Tanpa sadar, hal inilah yang justru membuat tekanan darah melonjak selama Ramadan. Berikut aceh.tribunnews.com merilis Rabu 11 Maret 2026 apa saja yang bisa memperparah hipertensi saat puasa?

1. Terlalu Sering Konsumsi Lemak Jenuh

Menu berbuka dan sahur kadang didominasi makanan tinggi lemak jenuh atau lemak trans. Jenis lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

2. Makan Berlebihan Saat Berbuka

Setelah seharian menahan lapar, keinginan “balas dendam” saat berbuka memang besar. Namun makan dalam jumlah besar sekaligus bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan tekanan darah secara tiba-tiba.

3. Kurang Tidur

Perubahan jadwal selama Ramadan kerap membuat waktu istirahat berkurang. Padahal, kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres yang berpengaruh pada tekanan darah.

4. Tidak Rutin Minum Obat

Sebagian penderita hipertensi menghentikan atau mengubah jadwal minum obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Langkah ini berisiko membuat tekanan darah tidak terkontrol.

5. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Asupan garam berlebih masih menjadi pemicu utama tekanan darah tinggi. Saat sahur dan berbuka, makanan asin sering kali sulit dihindari, mulai dari lauk bersantan, gorengan, makanan instan, hingga makanan kaleng.

Jika dikonsumsi berlebihan, natrium membuat tubuh menahan cairan sehingga tekanan darah ikut naik.

6. Asupan Gula Tak Terkontrol

Berbuka puasa identik dengan makanan dan minuman manis. Sayangnya, konsumsi gula berlebihan bukan hanya berdampak pada berat badan, tetapi juga dapat memperburuk hipertensi.

7. Kurang Minum Air Putih

Waktu minum yang terbatas selama puasa membuat sebagian orang kurang memenuhi kebutuhan cairan. Dehidrasi ringan saja bisa memicu penyempitan pembuluh darah, yang akhirnya berdampak pada kenaikan tekanan darah.

Menjalani puasa dengan hipertensi bukan hal yang mustahil. Kuncinya ada pada pola makan sehat, cukup cairan, istirahat yang memadai, dan disiplin dalam pengobatan. Dengan begitu, tekanan darah bisa tetap stabil hingga Ramadan berakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....