Pemerintah Targetkan Pembenahan Program MBG Rampung dalam Satu Bulan
- 16 Jul 2026 09:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah menegaskan proses pembenahan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang berjalan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala dan penyalahgunaan yang ditemukan dalam pelaksanaan program prioritas Presiden.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan pemerintah membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk merampungkan evaluasi sekaligus menyusun langkah perbaikan program.
"Mengenai MBG, kami akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan untuk menyelesaikan dan merapikannya," ujar Zulkifli Hasan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.
Menurut Zulkifli, pemerintah saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Presiden sebagai dasar pengambilan keputusan.
"Setelah itu akan kami laporkan kepada Bapak Presiden untuk diputuskan dan mendapatkan arahan lebih lanjut. Kami akan mengkaji lebih mendalam selama satu bulan dari hari ini," katanya.
Ia mengungkapkan, sejumlah persoalan yang telah dipetakan antara lain penyalahgunaan program, penetapan titik penerima manfaat, hingga belum tersedianya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai sasaran program.
"Banyak persoalan yang kami temukan, mulai dari penyalahgunaan, penetapan titik penerima manfaat, hingga banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum memiliki SPPG," ujarnya.
Pemerintah menegaskan pembenahan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Dengan perbaikan tersebut, pemerintah berharap manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak menerima. (BPMI Setpres)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....