Tips Menyimpan Mentimun di Kulkas agar Renyah dan Tidak Cepat Busuk

  • 14 Jul 2026 09:09 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh: Mentimun menjadi salah satu sayuran yang hampir selalu tersedia di dapur. Selain disantap sebagai lalapan, mentimun juga sering diolah menjadi acar, salad, hingga campuran berbagai hidangan segar.

Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan mentimun cepat layu, lembek, bahkan berlendir meski baru beberapa hari disimpan di kulkas. Penyimpanan yang tepat menjadi kunci utama agar mentimun tetap segar dan renyah lebih lama.

Dengan cara yang benar, mentimun dapat bertahan hingga satu sampai dua minggu tanpa kehilangan kualitasnya. Berikut tips menyimpan mentimun di kulkas, Senin, 13 Juli 2026:

1. Jangan Langsung Dicuci

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mencuci mentimun sebelum disimpan. Air yang tersisa pada permukaan mentimun dapat mempercepat pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga sayuran lebih cepat membusuk.

Sebaiknya simpan mentimun dalam kondisi kering. Cuci mentimun hanya saat akan digunakan.

2. Bungkus dengan Tisu atau Kertas Dapur

Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, bungkus mentimun menggunakan tisu dapur. Tisu berfungsi menyerap kelembapan berlebih yang dapat memicu pembusukan.

Setelah itu, masukkan ke dalam kantong plastik berlubang atau wadah penyimpanan yang tidak tertutup rapat agar sirkulasi udara tetap terjaga.

3. Simpan di Laci Khusus Sayuran

Laci penyimpanan sayuran (crisper drawer) merupakan tempat terbaik untuk menyimpan mentimun. Suhu di bagian ini lebih stabil sehingga mampu menjaga kesegaran sayuran lebih lama dibandingkan meletakkannya di rak paling belakang kulkas yang suhunya terlalu dingin.

Idealnya, mentimun disimpan pada suhu sekitar 10–12 derajat Celsius. Jika kulkas terlalu dingin, mentimun bisa mengalami kerusakan akibat suhu rendah yang ditandai dengan munculnya bercak lembek dan perubahan warna.

4. Jauhkan dari Buah Penghasil Gas Etilena

Mentimun sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan buah-buahan seperti pisang, apel, alpukat, atau tomat. Buah-buahan tersebut menghasilkan gas etilena yang dapat mempercepat proses pematangan sekaligus mempercepat pembusukan mentimun.

Memisahkan lokasi penyimpanan akan membantu mempertahankan tekstur dan rasa mentimun lebih lama.

5. Potongan Mentimun Harus Ditutup Rapat

Apabila mentimun sudah dipotong, tutup bagian yang terbuka menggunakan plastik pembungkus makanan atau simpan dalam wadah kedap udara. Cara ini membantu mengurangi penguapan air sehingga mentimun tidak cepat mengering.

Potongan mentimun sebaiknya dikonsumsi dalam waktu dua hingga tiga hari untuk menjaga kualitas dan kesegarannya.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut, mentimun dapat tetap segar, renyah, dan siap digunakan kapan saja. Selain mengurangi risiko makanan terbuang sia-sia, cara penyimpanan yang tepat juga membantu menjaga kualitas bahan makanan sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....