Tetap Sehat saat Musim Panas dengan Langkah Sederhana

  • 14 Jul 2026 22:40 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Musim panas sering kali identik dengan cuaca yang cerah dan aktivitas luar ruangan yang semakin meningkat. Namun di balik sinar matahari yang menyenangkan, suhu udara yang tinggi juga dapat memberikan dampak bagi kesehatan jika tubuh tidak dirawat dengan baik. Dehidrasi, kelelahan akibat panas, kulit terbakar, hingga penurunan daya tahan tubuh menjadi beberapa risiko yang perlu diwaspadai.

Agar tubuh tetap sehat dan nyaman menjalani aktivitas selama musim panas, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan setiap hari.

Hal pertama yang paling penting adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Saat cuaca panas, tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sehingga cairan dan elektrolit lebih cepat hilang. Minumlah air putih secara rutin, jangan menunggu hingga merasa haus. Jika melakukan aktivitas fisik yang berat atau berada di luar ruangan dalam waktu lama, kebutuhan cairan tentu akan meningkat.

Selain itu, pilihlah pakaian yang nyaman. Gunakan pakaian berbahan ringan, longgar, dan mampu menyerap keringat seperti katun. Warna-warna terang juga lebih baik karena tidak menyerap panas sebanyak pakaian berwarna gelap.

Perlindungan terhadap sinar matahari juga tidak boleh diabaikan. Bila harus beraktivitas di luar rumah, gunakan topi bertepi lebar, kacamata hitam yang mampu melindungi dari sinar ultraviolet (UV), serta tabir surya dengan SPF yang sesuai. Tabir surya sebaiknya dioleskan sekitar 15 hingga 30 menit sebelum keluar rumah dan diulang pemakaiannya setiap dua jam jika masih berada di bawah sinar matahari.

Waktu beraktivitas juga perlu diperhatikan. Sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 16.00, karena pada rentang waktu tersebut intensitas radiasi ultraviolet umumnya berada pada tingkat tertinggi. Bila memungkinkan, lakukan aktivitas luar ruangan pada pagi atau sore hari.

Pola makan sehat juga membantu tubuh tetap bugar selama musim panas. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air, seperti semangka, melon, jeruk, mentimun, tomat, dan selada. Makanan tersebut tidak hanya membantu menjaga hidrasi tubuh, tetapi juga menyediakan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh.

Jangan lupa memberikan waktu istirahat yang cukup. Tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam membantu tubuh memulihkan energi dan menjaga daya tahan tubuh tetap optimal. Bila merasa kelelahan akibat cuaca panas, segera beristirahat di tempat yang teduh atau berpendingin udara.

Perhatikan pula tanda-tanda tubuh mengalami gangguan akibat panas. Gejala seperti pusing, lemas, mual, keringat berlebihan, kulit terasa sangat panas, atau bahkan kebingungan dapat menjadi pertanda kelelahan akibat panas (heat exhaustion). Jika kondisi tidak membaik atau disertai penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis karena dapat berkembang menjadi serangan panas (heat stroke), yang merupakan kondisi darurat.

Menjaga kesehatan saat musim panas sebenarnya tidak sulit. Dengan memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi, menggunakan pelindung dari sinar matahari, serta mengatur waktu beraktivitas, tubuh akan lebih siap menghadapi suhu udara yang tinggi. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan membantu menjaga kesehatan, sehingga berbagai aktivitas tetap dapat dijalani dengan aman, nyaman, dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....