Penyimpanan Obat Menentukan Keamanan

  • 08 Jul 2026 09:27 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang- Penyimpanan obat yang benar menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas, keamanan, dan efektivitas obat setelah dibeli dari apotek. Kesalahan penyimpanan dapat menyebabkan obat mengalami kerusakan sehingga berpotensi menimbulkan dampak yang membahayakan kesehatan pengguna.

“Masyarakat sering kali hanya memperhatikan tanggal kedaluwarsa atau expired date pada kemasan obat. Padahal terdapat istilah beyond use date yang tidak kalah penting untuk diperhatikan setelah kemasan obat dibuka. Beyond use date merupakan batas waktu penggunaan obat setelah kemasan pertama kali dibuka sesuai karakteristik masing-masing sediaan. Masa penggunaan tersebut berbeda dengan tanggal kedaluwarsa yang ditetapkan produsen sebelum kemasan dibuka oleh konsumen,” jelas apt. Renny Dwi, S.Farm., MMRS - Apoteker Penanggung Jawab Apotek Rejosari Farma, Selasa (07/07/2026).

Obat tetes mata menjadi salah satu contoh sediaan yang memiliki batas penggunaan setelah kemasan dibuka. Meskipun tanggal kedaluwarsanya masih lama, obat tetes mata umumnya hanya aman digunakan selama satu bulan setelah pertama kali dibuka.

Ketentuan tersebut diterapkan karena obat tetes mata merupakan sediaan steril yang digunakan langsung pada jaringan mata. Apabila terjadi kontaminasi selama penyimpanan, obat justru dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, hingga gangguan kesehatan mata lainnya.

“Selain kontaminasi, perubahan suhu, paparan cahaya, maupun kelembapan yang tidak sesuai juga dapat merusak stabilitas obat. Kondisi tersebut membuat tanggal kedaluwarsa pada kemasan tidak selalu menjamin obat masih aman digunakan setelah penyimpanan yang kurang tepat. Selalu membaca petunjuk penyimpanan yang tercantum pada label kemasan sebelum menggunakan setiap jenis obat. Informasi tersebut mencakup lama penyimpanan setelah dibuka serta kondisi lingkungan yang diperlukan agar kualitas obat tetap terjaga,” imbuhnya.

Tidak semua obat harus disimpan di dalam lemari pendingin meskipun berbentuk cair. Setiap sediaan memiliki ketentuan penyimpanan berbeda sehingga masyarakat sebaiknya tidak menyamakan perlakuan terhadap seluruh jenis obat.

Konsultasi dengan apoteker mengenai cara penyimpanan obat sangat dianjurkan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar sejak awal pembelian. Dengan memahami perbedaan antara expired date dan beyond use date, keamanan penggunaan obat di rumah dapat lebih terjamin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....