Cegah Stunting Dimulai sejak Remaja dengan Gizi Seimbang

  • 03 Jul 2026 14:44 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab calon ibu saat hamil, tetapi harus dimulai sejak seseorang memasuki usia remaja. Pemenuhan gizi yang baik, pencegahan anemia, serta penerapan pola hidup sehat menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas pada masa mendatang.

"Remaja harus memahami bahwa kesehatan mereka hari ini akan menentukan kualitas generasi yang akan lahir di masa depan. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membiasakan diri mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur, buah, serta mencukupi kebutuhan cairan setiap hari," ungkap Mikael Kurniawan, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, dalam Obrolan Indonesia Sehat RRI Sanggau, Jumat 3 Agustus 2026.

Menurutnya masalah gizi pada remaja masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan, daya tahan tubuh, hingga kesehatan reproduksi. Apabila kondisi tersebut tidak ditangani sejak dini, risiko melahirkan bayi dengan masalah pertumbuhan, termasuk stunting, akan semakin besar ketika remaja memasuki usia dewasa dan berkeluarga.

"Upaya mencegah masalah gizi pada remaja juga perlu didukung dengan kebiasaan mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin, khususnya bagi remaja putri sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kebiasaan ini penting untuk mencegah anemia, menjaga kadar hemoglobin tetap normal, serta mempersiapkan kondisi tubuh yang sehat sebelum memasuki masa kehamilan di kemudian hari," katanya.

Mikael menjelaskan, penerapan gaya hidup sehat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pencegahan stunting sejak usia remaja. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin, disertai kebiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dapat meningkatkan kebugaran tubuh sekaligus mengurangi risiko penyakit yang berdampak pada status gizi.

"Rajin berolahraga, menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan kebiasaan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan remaja. Jika dilakukan secara konsisten, upaya tersebut akan membantu menciptakan calon orang tua yang sehat sehingga risiko melahirkan generasi stunting dapat ditekan," ungkapnya.

Menurut Mikael, dengan penerapan pola makan bergizi seimbang, konsumsi tablet tambah darah secara rutin, serta kebiasaan hidup sehat, remaja dapat mempersiapkan diri menjadi generasi yang lebih sehat dan produktif. Investasi kesehatan sejak remaja merupakan langkah strategis untuk mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sekaligus mempercepat upaya penurunan angka stunting di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....