Waspada, Picky Eater dan GTM Ganggu Tumbuh Kembang Anak

  • 25 Jun 2026 15:27 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Permasalahan anak yang sulit makan masih menjadi salah satu tantangan yang sering dihadapi para orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi buah hati. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Bidan Puskesmas Harapan Makmur Meliau, Veronica Sidabalok, mengatakan permasalahan yang sering dihadapi orang tua dalam merawat bayi dan balita adalah anak yang tidak mau makan atau melakukan gerakan tutup mulut (GTM) saat diberi makanan. Selain itu, tidak sedikit anak yang mengalami picky eater atau hanya memilih jenis makanan tertentu sehingga asupan gizinya menjadi tidak seimbang.

"Gerakan tutup mulut dan perilaku picky eater masih sering dikeluhkan oleh para orang tua. Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak pada kecukupan gizi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal," kata Veronica Sidabalok dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 25 Juni 2026.

Menurutnya, anak yang terlalu sering menolak makanan atau hanya mengonsumsi makanan tertentu berisiko mengalami kekurangan zat gizi penting seperti protein, vitamin, dan mineral. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menghambat pertumbuhan fisik maupun perkembangan anak.

"Orang tua perlu sabar dan konsisten dalam mengenalkan berbagai jenis makanan kepada anak. Jangan langsung menyerah ketika anak menolak makanan, karena proses adaptasi terhadap rasa dan tekstur makanan membutuhkan waktu," ujarnya.

Veronica menjelaskan bahwa orang tua dapat menyiasati kondisi tersebut dengan menyajikan makanan yang bervariasi, memperhatikan jadwal makan anak, serta menciptakan suasana makan yang menyenangkan. Orang tua juga diimbau untuk tidak memaksa anak makan karena dapat menimbulkan trauma dan membuat anak semakin sulit menerima makanan.

Ia menambahkan bahwa tenaga kesehatan terus memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Posyandu dan kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya pola makan yang sehat bagi bayi dan balita. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang cara mengatasi anak yang sulit makan sekaligus mencegah terjadinya masalah gizi.

Veronica Sidabalok berharap para orang tua lebih memperhatikan pola makan anak sejak dini dan tidak mengabaikan tanda-tanda kesulitan makan yang berkepanjangan. Dengan pemenuhan gizi yang baik dan pendampingan yang tepat, tumbuh kembang anak diharapkan dapat berlangsung secara optimal dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....