Waspada Pemicu Asma, Dari Polusi Udara hingga Pembakaran Sampah

  • 10 Mei 2026 10:03 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Faktor lingkungan memegang peranan krusial dalam memicu serangan asma pada masyarakat. Interaksi antara kondisi tubuh yang memiliki riwayat alergi (atopi) dengan kualitas udara yang buruk sering kali menjadi penyebab utama meningkatnya kasus kekambuhan di berbagai daerah.

Berbagai alergen seperti debu, asap rokok, hingga polusi dari kendaraan menjadi ancaman nyata bagi kesehatan paru-paru. Di beberapa wilayah, kebiasaan masyarakat yang masih melakukan pembakaran sampah di area terbuka turut memperparah risiko gangguan pernapasan bagi kelompok rentan.

Asap hasil pembakaran mengandung partikel berbahaya yang secara langsung dapat memicu penyempitan saluran napas secara akut. Jika tidak segera ditangani, serangan asma yang berat dapat bersifat mengancam jiwa karena minimnya asupan oksigen yang masuk ke dalam tubuh.

dr. Gede Oky Aryanthana, Sp.P, seorang klinisi spesialis paru, menyoroti betapa pentingnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas udara di sekitar mereka. Menurutnya, paparan asap lingkungan merupakan pemicu eksternal yang paling sering ditemui dalam kasus serangan asma akut.

“Faktor lingkungan yang berpengaruh misalnya alergen, asap rokok, kemudian vape. Yang lagi marak sekarang adalah pembakaran sampah, asap pembakaran juga sangat berpengaruh mengakibatkan individu menderita asma,” kata dr. Oky.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Sebagai langkah preventif, penggunaan masker saat berada di luar ruangan dan menjaga sirkulasi udara di dalam rumah sangat disarankan. Bagi masyarakat yang memiliki gejala sesak napas berulang, pemeriksaan fungsi paru secara dini melalui faskes terdekat menjadi langkah krusial untuk mencegah dampak jangka panjang yang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....