Hubungan antara Gangguan Asam Urat dan Penyakit Ginjal

  • 21 Apr 2026 21:59 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Hubungan antara asam urat dan gangguan ginjal sangat erat, karena keduanya saling memengaruhi dalam tubuh. Jadi, sebaiknya seseorang tetap menjaga asam urat dalam tubuh tetap pada posisi normal.

Mengutip Healtline, berikut ini beberapa hal yang menunjukkan hubungan antara asam urat dan ginjal. Pertama, asam urat adalah hasil akhir dari pemecahan purin dalam tubuh. Dalam kondisi normal, asam urat akan disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine. Namun, ketika kadar asam urat terlalu tinggi (kondisi hiperurisemia), ginjal bisa kewalahan untuk membuangnya.

Kedua, jika ginjal tidak berfungsi dengan baik -- misalnya pada penyakit ginjal kronis -- kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat akan menurun. Akibatnya, kadar asam urat dalam darah meningkat dan bisa memicu serangan gout atau radang sendi akibat kristal asam urat.

Ketiga, kadar asam urat yang tinggi dalam jangka panjang dapat membentuk kristal di ginjal. Ini bisa menyebabkan batu ginjal atau bahkan merusak jaringan ginjal, sehingga memperburuk fungsi ginjal itu sendiri.

Keempat, hubungan ini bersifat dua arah: ginjal yang rusak meningkatkan asam urat, dan asam urat tinggi dapat memperparah kerusakan ginjal. Karena itu, penting menjaga keduanya tetap seimbang.

Untuk mencegah komplikasi, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Minum air yang cukup agar ginjal bekerja optimal
  • Mengurangi makanan tinggi purin (jeroan, seafood tertentu)
  • Membatasi alkohol dan minuman manis
  • Menjaga berat badan ideal
  • Rutin memeriksa kadar asam urat dan fungsi ginjal

Jika sudah memiliki riwayat asam urat atau gangguan ginjal, sebaiknya konsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....