RS Hermina Samarinda Hadirkan Klinik Nyeri, Layanan Lebih Komprehensif
- 09 Apr 2026 19:33 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Rumah Sakit Hermina Samarinda terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan Klinik Nyeri yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Sabtu 11 April 2026. Layanan ini menjadi upaya rumah sakit dalam memberikan penanganan yang lebih komprehensif bagi pasien dengan berbagai keluhan nyeri.
Wakil Direktur RS Hermina Samarinda, Zubaidah, menjelaskan Klinik Nyeri merupakan pengembangan layanan berbasis kolaborasi multidisiplin. Dalam pelaksanaannya, klinik ini melibatkan dokter anestesi sebagai konsultan manajemen nyeri, serta didukung dokter spesialis saraf dan dokter spesialis ortopedi.
“Kalau klinik nyeri itu ada dokter anestesi sebagai konsultan manajemen nyeri, kemudian ada dokter spesialis saraf dan juga dokter spesialis ortopedi,” ujarnya, Kamis 9 April 2026.
Menurutnya, kehadiran Klinik Nyeri diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini masih terbatas dalam penanganan nyeri secara spesifik. Berbagai kondisi dapat ditangani, mulai dari nyeri pascastroke, nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP), hernia nukleus pulposus (HNP), frozen shoulder, hingga nyeri akibat cedera olahraga.
Ia menegaskan, pendekatan manajemen nyeri tidak hanya mengandalkan terapi obat semata, tetapi juga mencakup tindakan intervensi medis tertentu yang dapat memberikan hasil lebih cepat dalam mengurangi rasa nyeri pasien.
“Kalau penanganan biasa mungkin hanya obat atau terapi yang membutuhkan waktu lebih lama. Tapi dengan manajemen nyeri, ada tindakan intervensi tertentu yang setelah dilakukan dapat membantu mengurangi nyeri lebih cepat,” ucapnya.
Meski demikian, Zubaidah menyampaikan layanan Klinik Nyeri saat ini masih dalam tahap awal pengoperasian, sehingga untuk sementara belum dapat menggunakan jaminan BPJS Kesehatan. Hal ini dikarenakan masih dalam proses penyesuaian sistem layanan.
“Memang untuk klinik nyeri ini sementara belum bisa di-cover BPJS karena masih layanan baru,” katanya.
Selain menghadirkan Klinik Nyeri, RS Hermina Samarinda juga terus memperkuat fasilitas layanan kesehatan melalui penambahan peralatan medis modern. Salah satunya adalah pengadaan alat laparoskopi yang memungkinkan tindakan medis dengan metode minimal invasif, sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit lain.
“Kami terus menambah layanan, termasuk pengadaan alat laparoskopi supaya pasien tidak perlu dirujuk lagi ke rumah sakit lain,” katanya.
Kehadiran Klinik Nyeri ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat Samarinda dan sekitarnya dalam mendapatkan penanganan nyeri yang lebih optimal. Sekaligus mempertegas komitmen RS Hermina Samarinda dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap, cepat, dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....