Makanan dan Minuman yang Sebaiknya dihindari saat Berbuka Puasa
- 24 Feb 2026 13:29 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Berbuka puasa sering kali menjadi momen "balas dendam" setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, salah memilih menu justru bisa membuat perut kaget, begah, atau bahkan memicu masalah pencernaan yang serius.
Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya Anda hindari saat azan Magrib berkumandang demi menjaga kesehatan selama Ramadhan:
1. Minuman Bersoda dan Berkafein Tinggi
Setelah perut kosong seharian, minuman bersoda mengandung gas yang dapat memicu kembung dan nyeri lambung. Sementara itu, kopi atau teh yang terlalu pekat bersifat diuretik, yang justru membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan saat Anda butuh hidrasi.
2. Makanan Terlalu Pedas
Cabai mengandung capsaicin yang dapat mengiritasi dinding lambung yang masih sensitif. Berbuka dengan yang pedas berisiko tinggi menyebabkan sakit perut mendadak atau diare di malam hari.
3. Gorengan yang Berlebihan
Gorengan memang favorit, tapi lemak jenuh di dalamnya sangat sulit dicerna oleh perut yang baru bangun dari "tidur" panjang. Ini bisa memicu asam lambung naik (GERD) dan membuat Anda merasa lemas atau mengantuk saat tarawih.
4. Makanan/Minuman yang Terlalu Manis (Gula Rafinasi)
| Baca juga: Fakta Keamanan Mie Instan untuk Anak |
Memang disarankan berbuka dengan yang manis, tapi pilihlah manis alami seperti kurma. Minuman yang terlalu banyak gula tambahan menyebabkan lonjakan insulin secara drastis, yang kemudian diikuti dengan penurunan energi (sugar crash) dengan cepat.
5. Buah-buahan yang Terlalu Asam
Hindari buah seperti jeruk nipis, lemon yang pekat, atau mangga muda sebagai menu pertama. Tingkat keasamannya bisa melukai lambung yang sedang kosong.
Tips Berbuka yang Nyaman untuk transisi yang lebih halus bagi sistem pencernaan Anda, ikuti urutan berikut:
- Tahap 1 : Air putih hangat & 3 butir Kurma, menghidrasi & mengembalikan gula darah secara stabil.
- Tahap 2 : Sup bening atau makanan ringan, Menyiapkan enzim pencernaan tanpa beban berat.
- Tahap 3 : Makanan berat (setelah salat Magrib), Gizi lengkap (karbo, protein, serat) untuk pemulihan energi.
Makanlah secara perlahan dan berhenti sebelum kekenyangan. Perut butuh waktu sekitar 20 menit untuk mengirim sinyal "kenyang" ke otak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....