Gejolak Global Picu Lonjakan Harga Emas

  • 09 Feb 2026 13:55 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN – Konflik geopolitik dan kebijakan moneter internasional berdampak terhadap lonjakan harga emas dunia, termasuk di Indonesia.

Direktur Politeknik Bisnis Kaltara, Dr. Ana Sriekaningsih, S.E., S.Th., M.M., menjelaskan bahwa konflik internasional membuat investor global mengalihkan dananya ke aset yang lebih aman, salah satunya emas.

“Ketika perang dan ketegangan meningkat, investor tidak berani menaruh dana di instrumen berisiko. Emas menjadi pilihan utama sebagai safe haven,” katanya, belum lama ini.

Selain faktor geopolitik, kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat yang menurunkan suku bunga turut melemahkan dolar AS. Kondisi ini membuat harga emas yang diperdagangkan dalam dolar, mengalami kenaikan signifikan.

Dr. Ana mengungkapkan, inflasi global juga membuat uang kertas semakin kehilangan daya beli, sehingga masyarakat lebih memilih menyimpan kekayaan dalam bentuk emas.

Ia menilai, kenaikan harga emas juga membawa dampak positif bagi Indonesia secara makro, karena negara memiliki cadangan emas yang besar dan memperoleh royalti dari perusahaan tambang seperti Antam maupun Freeport.

Namun, pemerintah tidak dapat mengontrol harga emas secara langsung karena sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar global. Pemerintah hanya bisa menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri agar tidak terdampak inflasi berlebihan.

Untuk masyarakat, Dr. Ana kembali menekankan pentingnya perencanaan keuangan sebelum membeli emas agar tidak mengganggu kebutuhan pokok dan dana darurat. “Investasi emas itu baik, asal tidak memaksakan diri dan tidak sekadar ikut tren,” tuturnya. (Ren/sti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....