Griya Sehat Samarinda Jadi Pelopor Layanan Kesehatan Tradisional Komplementer

  • 18 Jul 2026 15:18 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui pengembangan Griya Sehat Kota Samarinda. Fasilitas ini menjadi layanan kesehatan tradisional komplementer yang memadukan pendekatan kedokteran modern dengan pelayanan kesehatan tradisional berbasis bukti.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Kesehatan Tradisional dan Registrasi Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Kusuma Wijayanti, dalam kegiatan Jumat ASN Bebaya yang diselenggarakan BKPSDM Kota Samarinda dengan tema “Mengenal Layanan Griya Sehat Kota Samarinda, Sehat Bersama, Produktif Berkarya”.

Kusuma menjelaskan, Griya Sehat Kota Samarinda merupakan fasilitas kesehatan tradisional pertama di Pulau Kalimantan yang memberikan pelayanan kesehatan tradisional melalui tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan sertifikasi. Kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk respons pemerintah terhadap meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan kesehatan tradisional yang aman dan terarah.

“Griya Sehat Kota Samarinda ini baru dan merupakan kebanggaan bagi Kota Samarinda karena satu-satunya di Pulau Kalimantan. Samarinda adalah pilot project pertama yang memiliki fasilitas kesehatan dengan pelayanan kesehatan tradisional yang dilakukan oleh tenaga kesehatan,” ujar Kusuma pada Jumat 17 Juli 2026.

Menurut Kusuma, layanan kesehatan tradisional di Griya Sehat tidak dimaksudkan untuk menggantikan pengobatan medis. Pelayanan tersebut justru diberikan secara komplementer dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasien dan pengobatan kedokteran yang sedang dijalani.

Kusuma mencontohkan pasien pascastroke yang tetap menjalani pengobatan dan kontrol di rumah sakit, namun dapat memperoleh layanan tambahan seperti akupunktur atau akupresur di Griya Sehat. Pendekatan tersebut dilakukan secara holistik dengan melihat kondisi pasien dari berbagai aspek dan menggunakan metode yang diarahkan berdasarkan kebijakan Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, Analis SDM Aparatur Ahli Pertama BKPSDM Kota Samarinda, Muhammad Dani Wahyudi, menilai keberadaan Griya Sehat penting untuk dikenalkan kepada ASN dan masyarakat. “Itulah pentingnya kegiatan Jumat ASN Bebaya, yaitu belajar berkolaborasi dan melayani sehingga kita tahu apa saja layanan yang ada di Pemerintah Kota Samarinda,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....