Pemkab Cirebon Lengkapi Bukti Historis Pendaftaran IG Kerajinan Rotan
- 14 Jul 2026 00:27 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Proses pendaftaran Indikasi Geografis (IG) kerajinan rotan Cirebon tidak hanya membutuhkan dokumen administratif, tetapi juga bukti sejarah yang kuat. Pemerintah Kabupaten Cirebon perlu menelusuri berbagai sumber sejarah untuk melengkapi persyaratan tersebut.
Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Rodiaya, mengatakan penyusunan dokumen dilakukan dengan menggali sejarah kerajinan rotan sejak abad ke-15. Berbagai referensi, termasuk arsip dari Belanda, turut dikumpulkan.
"Kita menyusun itu dari sejarah turun-temurun dan dimulai dari abad 15, kita mengumpulkan dari berbagai sumber, sampai sumber-sumber yang dari Belanda,” katanya saat dihubungi RRI pada Jumat 10 Juli 2026.
Menurutnya, proses penelusuran sejarah menjadi tantangan tersendiri karena harus memastikan seluruh data memiliki dasar yang kuat. Hal itu diperlukan agar pengajuan Indikasi Geografis dapat diterima dan diakui secara internasional.
Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan fakta bahwa produk rotan Cirebon telah dikenal sejak sebelum Indonesia merdeka. Bahkan, sejumlah tokoh penting dunia pernah menggunakan produk rotan asal Cirebon.
"Rotan Cirebon itu sudah ada sebelum kemerdekaan sudah dipakai oleh para petinggi-petinggi publik, bahkan petinggi-petinggi dunia,” katanya.
Ia menyebutkan pihaknya juga memiliki dokumentasi yang menunjukkan penggunaan kursi rotan Cirebon di berbagai negara. Temuan tersebut semakin memperkuat nilai historis kerajinan rotan sebagai identitas daerah.
Meski masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyusunan dokumen, proses penyusunan terus dilakukan secara kolaboratif. Disperdagin bekerja sama dengan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG), Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), hingga Kementerian Hukum untuk melengkapi seluruh persyaratan.
Ia berharap proses tersebut dapat berjalan lancar karena keberhasilan memperoleh Indikasi Geografis tidak hanya mengangkat nama Kabupaten Cirebon, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional, khususnya sektor ekspor kerajinan rotan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....