DPRD Dukung Pengiriman Sampah ke luar Daerah Sementara

  • 22 Jan 2026 14:04 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengirimkan sampah ke luar daerah, sebagai upaya mengatasi penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA). Langkah itu mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Bandung, yang menekankan tindakan tersebut bersifat sementara dan strategis.

"Keputusan ini memang dilakukan untuk mengatasi penumpukan sampah di Kota Bandung. Ini langkah darurat sementara yang sangat penting, agar kota tetap bersih dan pelayanan publik tidak terganggu," ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, Kamis 22 Januari 2026.

Ia menegaskan, pengiriman sampah bukan lah solusi permanen. Persoalan utama pengelolaan sampah di Kota Bandung, masih terletak pada sistem dari hulu hingga hilir yang perlu diperkuat.

Baca juga:PHK Jawa Barat Tertinggi, Encep Dorong Penguatan SDM

"Persoalan utama terletak pada pemilahan sampah di sumber, penguatan bank sampah, pengelolaan berbasis kewilayahan sampai fasilitas pengolahan yang harus lebih optimal. Pengiriman sampah ke luar kota, adalah solusi cepat agar masyarakat tidak terdampak langsung," ucapnya.

Selain pengiriman sementara, Pemkot Bandung juga menerapkan langkah cepat lain untuk mengurangi tekanan di TPA. Langkah-langkah itu antara lain pemilahan darurat di sumber, edukasi kilat melalui RT, RW, sekolah dan masjid, optimalisasi TPA sementara untuk sortir awal serta pengaturan jam buang sampah dan peningkatan frekuensi pengangkutan.

Menurut Andri, upaya tersebut dapat menurunkan volume sampah hingga 20-30 persen dalam hitungan minggu. Ia juga menekankan pentingnya gerakan publik sementara, seperti gerakan 14 hari pemilahan sampah serentak sebagai dukungan terhadap pengelolaan sampah harian.

"Prinsipnya, solusi cepat ini bisa diterapkan setiap hari, namun tetap berjalan paralel dengan pembenahan sistem jangka panjang. Ini langkah yang bertanggung jawab dari Pemerintah Kota Bandung," ucapnya.

Pemerintah kota ditambahkan ia, tetap fokus membangun pengelolaan sampah yang mandiri dan berkelanjutan.

"Kota Bandung harus mandiri mengelola sampahnya. Namun dalam kondisi darurat. Pengiriman sementara ini adalah solusi paling realistis dan efektif," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....