Rumah Produksi Bersama Dorong UMKM Kaltim Naik Kelas

  • 19 Jul 2026 13:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Rumah Produksi Bersama (RPB). Program ini dihadirkan sebagai solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi pelaku UMKM. Keterbatasan akses terhadap teknologi, peralatan produksi modern, serta peningkatan kualitas produk menjadi kendala yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM, termasuk di Kalimantan Timur.

Hal ini disampaikan oleh Andreas Krisna Adi Nugroho, Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli Pertama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Timur kepada RRI.

Menurut Andreas, Rumah Produksi Bersama merupakan fasilitas pengolahan yang dilengkapi dengan mesin dan teknologi terkini. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh para pelaku UMKM untuk melakukan proses produksi secara kolektif.

"Kalau dibilang tadi kenapa RPP ini penting? Karena selama ini kelemahan utama dari UMKM itu adalah keterbatasan modal ya untuk membeli atau memiliki alat produksi atau teknologi modern juga standarisasi produk. RPB ini hadir dengan membawa solusi untuk apa namanya menyederhanakan atau mengefisienkan biaya produksi," kata Andreas.

Dengan konsep berbagi fasilitas produksi, UMKM tidak lagi harus mengeluarkan investasi besar untuk memiliki peralatan sendiri sehingga biaya produksi menjadi lebih efisien. Andreas mengatakan bahwa RPB tidak hanya menyediakan tempat untuk berproduksi, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

"Saat ini posisi Kalimantan Timur untuk bisa dengan adanya RPB ini semakin strategis, posisi Kalimantan Timur ya dengan adanya Ibukota Nusantara juga ya. Jadi RPB ini diharapkan menjadi penggerak baru untuk mempersiapkan Kalimantan Timur sebagai penyangga IKN itu dengan memperkuat UMKM dengan melahirkan produk-produk yang berkualitas lebih baik. Dan dengan volume mungkin yang lebih jauh lebih masif ya," ujarnya.

Andreas menilai RPB dapat menjadi solusi untuk mendorong perubahan dari penjualan bahan mentah menuju produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Melalui proses pengolahan lanjutan, berbagai komoditas lokal dapat diubah menjadi produk yang lebih bernilai ekonomis, memiliki daya saing, serta memberikan keuntungan yang lebih besar bagi pelaku UMKM.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah merealisasikan pembangunan satu Rumah Produksi Bersama sebagai bagian dari rencana pengembangan di seluruh kabupaten dan kota. Fasilitas yang telah beroperasi tersebut adalah Rumah Produksi Bersama Pakan Ternak yang berlokasi di Desa Loleng, Kabupaten Kutai Kartanegara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....