Ruwatan RRI Malang, Eksistensi Warisan Budaya Leluhur di Era Modernisasi

  • 07 Jul 2026 12:37 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Malang menggelar kegiatan Ruwatan Bersama RRI Malang dengan pagelaran wayang bertajuk "Manik Moyo Jagat Ginelar" di Auditorium RRI Malang, Minggu (5/7/2026). Kegiatan budaya yang menghadirkan dalang Ki Joko Setiyono bersama pengrawit dalam pementasan yang sarat akan nilai filosofi dan spiritual.

Ruwatan merupakan tradisi luhur masyarakat Jawa yang dimaknai sebagai ikhtiar memohon keselamatan, perlindungan, serta keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui pagelaran wayang kulit, masyarakat diajak merenungkan nilai - nilai kehidupan, kebijaksanaan, dan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Mengusung lakon "Manik Moyo Jagat Ginelar", pagelaran ini menyampaikan pesan tentang pencarian jati diri, kepemimpinan yang bijaksana, serta harapan akan kehidupan masyarakat yang damai, adil, dan sejahtera. Nilai - nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah perkembangan zaman dan tantangan kehidupan modern.

Pelaksanaan prosesi Ruwatan dihadiri seluruh peserta Ruwatan di gedung Auditorium RRI Malang (Foto: RRI Malang)

Pelaksanaan ruwatan juga menjadi bentuk komitmen RRI Malang dalam menjalankan fungsi sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan seni dan budaya bangsa.

Pelaksanaan Ruwatan ini juga mendapatkan apresiasi dari salah satu peserta yang hadir, Heri dari Bantur Malang yang menyampaikan Ruwatan RRI sebagai wujud pelestarian budaya dan juga dipublikasikan kedepan secara luas dan juga penting untuk edukasi generasi masa kini.

“Semoga acaranya lancar dan bisa nguri – nguri budaya jawi dengan baik dan berkelanjutan untuk generasi kita yang akan datang” imbuhnya.

Pelestarian budaya merupakan salah satu mandat penting RRI sebagai media publik yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan ini, RRI Malang berharap tradisi budaya Nusantara tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.

Selain menjadi ruang apresiasi bagi seniman wayang, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Indonesia sekaligus mempererat kebersamaan melalui nilai - nilai kearifan lokal.

Ruwatan "Manik Moyo Jagat Ginelar" menjadi bukti bahwa budaya tradisional tetap memiliki tempat di tengah masyarakat modern. Dengan dukungan berbagai pihak, RRI Malang terus berupaya menghadirkan program - program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi serta memperkuat identitas budaya bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....