Wisata Sumber Tiyo Jadi Ruang Belajar, Dukung MPLS Ramah Anak

  • 18 Jul 2026 07:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Lumajang- Potensi wisata desa tidak hanya dapat dikembangkan sebagai destinasi rekreasi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mendukung pendidikan karakter anak sejak usia dini. Konsep tersebut diterapkan TK Al Falahiyah Desa Pandan Arum yang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di kawasan Wisata Sumber Tiyo, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Jumat (17/7/2026).

Pemanfaatan ruang terbuka sebagai lokasi MPLS menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan bagi peserta didik baru. Melalui suasana alam yang asri, anak-anak diajak mengenal lingkungan belajar, membangun interaksi dengan guru dan teman, serta mengembangkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan taman kanak-kanak.

Kegiatan dikemas dengan berbagai permainan edukatif, aktivitas kelompok, dan pengenalan lingkungan yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang ramah anak, aman, menyenangkan, dan bebas dari praktik perpeloncoan.

Kepala TK Al Falahiyah Pandan Arum, Siti Roidah mengatakan pemilihan Wisata Sumber Tiyo merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara alami.

"Kami ingin anak-anak merasa senang saat pertama kali memasuki dunia sekolah. Melalui suasana alam yang asri di Wisata Sumber Tiyo, mereka dapat beradaptasi dengan teman, guru, dan lingkungan belajar secara alami sehingga tumbuh rasa percaya diri dan semangat belajar sejak dini," ujarnya.

Ketua Bidang Pariwisata Wisata Sumber Tiyo BUMDes Srikandi Desa Tempeh Tengah, M. Robby Sugara, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada kawasan wisata tersebut sebagai lokasi kegiatan pendidikan. Menurutnya, wisata desa memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang edukasi yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan TK Al Falahiyah yang memilih Sumber Tiyo sebagai lokasi MPLS. Semoga tempat ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mengenalkan potensi wisata Desa Tempeh Tengah kepada generasi muda sejak usia dini," katanya.

Dukungan juga disampaikan Kepala Desa Tempeh Tengah, M. Mansyursah. Ia menilai kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pengelola wisata desa menjadi langkah positif dalam memanfaatkan potensi lokal untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya tarik desa.

"Kami mendukung pemanfaatan Wisata Sumber Tiyo sebagai media pembelajaran. Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak, kegiatan ini juga memperkenalkan potensi wisata desa sejak usia dini serta menunjukkan bahwa aset desa dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif dan edukatif," ungkapnya.

Kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan pengelola wisata menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan dapat berjalan seiring dengan pengembangan potensi lokal. Pemanfaatan Wisata Sumber Tiyo sebagai lokasi MPLS menjadi contoh bagaimana ruang publik di desa dapat menghadirkan nilai tambah, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai wahana edukasi yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui pendekatan tersebut, kegiatan MPLS tidak sekadar menjadi agenda pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter, menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan, serta mengenalkan potensi desa kepada generasi muda sejak usia dini.

Langkah ini diharapkan dapat menginspirasi lahirnya inovasi pembelajaran serupa yang memanfaatkan kekayaan lokal sebagai sumber belajar bagi anak-anak. (MC Kabupaten Lumajang/KIM Permata Abadi/Fandy/An-m)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....