Sampah Berserakan, DLH Samarinda Imbau Pengendara Lebih Peduli

  • 17 Jul 2026 11:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara yang melintas di kawasan Tol Palaran, untuk tidak membuang sampah sembarangan. Imbauan ini disampaikan menyusul keluhan warga mengenai tumpukan sampah yang kerap terlihat di sekitar pintu masuk dan keluar tol.

Kepala Seksi Penanganan Sampah DLH Kota Samarinda, Zainal Abidin, mengatakan kebersihan kawasan tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, terutama pengguna jalan. Menurutnya, perilaku membuang sampah dari kendaraan menjadi salah satu penyebab munculnya sampah di sekitar pintu tol.

"Yang kami harapkan kepada masyarakat, baik yang memasuki maupun keluar dari Tol Palaran, jangan membuang sampah ke jalan. Kalau memang membawa sampah, sebaiknya disimpan terlebih dahulu sampai menemukan tempat sampah yang semestinya," ujar Zainal pada Jumat, 17 Juli 2026.

Ia menjelaskan, di kawasan Tol Palaran memang terdapat petugas kebersihan. Namun, area kerja petugas tidak berada tepat di pintu tol sehingga penanganan sampah di lokasi tersebut dibagi berdasarkan wilayah yang telah ditetapkan.

"Petugas kebersihan memang ada, tetapi penugasannya tidak persis di area pintu tol. Pembagian wilayah kerja sudah diatur melalui koordinasi antara DLH dengan pihak kecamatan, sehingga pengaturan personelnya menjadi kewenangan kecamatan," ucapnya.

Zainal menambahkan, upaya menjaga kebersihan tidak dapat hanya mengandalkan petugas lapangan. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama agar sampah tidak terus menumpuk di ruang publik.

"Kalau masyarakat disiplin tidak membuang sampah sembarangan, kawasan pintu Tol Palaran tentu akan tetap bersih, nyaman, dan memberikan kesan baik bagi setiap pengguna jalan," katanya.

DLH Kota Samarinda berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kawasan pintu Tol Palaran diharapkan tetap terjaga sebagai salah satu akses utama menuju Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....