Ombudsman Kaltara Catat Puluhan Laporan Pelayanan Publik Selama Juni

  • 30 Jun 2026 11:43 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) membeberkan statistik laporan masyarakat yang masuk selama periode Juni 2026. Data ini mencakup berbagai konsultasi dan berkas keluhan resmi yang diajukan oleh warga.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltara, Maria Ulfa, menjelaskan bahwa pihaknya menerima ratusan akses layanan komunikasi dari masyarakat. Total terdapat 166 konsultasi yang masuk ke meja Ombudsman.

"Dari ratusan konsultasi tersebut, tim Ombudsman melakukan penyaringan ketat secara formil maupun materiil. Hasilnya, ada 54 laporan yang diverifikasi secara mendalam oleh tim pengawas. " Ungkap Mari Ulfa dalam program Halo RRI Di Programa 1 RRI Tarakan bersama Host Andi Muhammad RIzal dan Agus Maulana.

Melalui proses verifikasi tersebut, ditemukan 38 laporan yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti. Khusus pada bulan Juni saja, terdapat sekitar enam hingga tujuh laporan baru yang masuk.

Maria Ulfa mengungkapkan bahwa aduan yang masuk didominasi oleh permasalahan di bidang kepegawaian. Masalah ini menjadi perhatian khusus karena menyangkut hak-hak aparatur sipil negara.

Keluhan kepegawaian yang paling mencuat umumnya berkaitan dengan pemenuhan hak pegawai. Selain itu, kebijakan mutasi yang diambil oleh pemerintah daerah juga kerap memicu laporan masyarakat.

Selain masalah kepegawaian, Ombudsman Kaltara juga menerima aduan pada sektor perbankan dan kesehatan. Dua sektor ini dinilai sangat sensitif karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar warga.

"Untuk aduan perbankan, Ombudsman terlebih dahulu mendorong masyarakat memanfaatkan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika penyelesaian di OJK masih menemui kendala, barulah Ombudsman mengambil peran intervensi." Jelasnya.

Di sisi lain, Ombudsman juga mencatat keberhasilan penyelesaian laporan di Kaltara. Hingga akhir Juni, setidaknya sudah ada 33 laporan masyarakat yang berhasil ditutup dan diselesaikan secara tuntas.

Informasi selengkapnya mengenai catatan laporan pelayanan publik ini dapat disaksikan melalui YouTube RRI Tarakan Official.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....