APBN Kaltim Solid Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
- 29 Jun 2026 15:27 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kalimantan Timur hingga akhir Mei 2026 tetap menunjukkan kondisi yang solid di tengah berbagai tantangan ekonomi. Pendapatan negara telah mencapai Rp8,91 triliun atau 20,31 persen dari target, sementara belanja negara terealisasi Rp15,02 triliun atau 37,74 persen dari pagu, dengan defisit APBN sebesar Rp6,11 triliun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, Tjahjo Purnomo, mengatakan APBN terus menjalankan fungsinya sebagai instrumen fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan di daerah. Selain mendukung pembangunan infrastruktur strategis, APBN juga memperkuat sektor usaha melalui penyaluran pembiayaan kepada pelaku UMKM.
Hingga Mei 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat telah mencapai Rp2,056 triliun kepada 23.902 debitur. Sementara Kredit Ultra Mikro terealisasi sebesar Rp28,67 miliar yang telah dimanfaatkan oleh 4.323 debitur. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui akses pembiayaan yang semakin luas," ujar Tjahjo Purnomo dalam Siaran Pers Kinerja APBN Regional Kalimantan Timur tertanggal 28 Juni 2026.
Menurut Tjahjo, capaian tersebut mencerminkan peran nyata APBN sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Ia optimistis belanja negara yang efektif serta dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur agar tetap inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....