Warga Harap Jalur Pelayaran Tarakan-Surabaya Dibuka Kembali

  • 20 Mei 2026 11:03 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan: Tingginya biaya transportasi udara membuat warga Tarakan, khususnya perantau asal Jawa, kesulitan pulang kampung. Mereka berharap pemerintah segera membuka kembali jalur pelayaran langsung Tarakan-Surabaya.

Keluhan itu disampaikan Mas Eka, saat reses bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Supa'ad Hadianto di Cafe Malabar, Tarakan, Senin (18/5/2026).

Mewakili warga yang hadir, Mas Eka mengaku banyak warga sudah bertahun-tahun tidak pulang kampung karena biaya yang sulit terjangkau.

“Kami kalangan menengah ke bawah. Harapan besar bisa naik kapal laut saat lebaran atau tiap bulan, biar bisa pulang,” harap Mas Eka saat menyampaikan aspirasi.

Ia mencontohkan pengalaman naik kapal laut dari Tarakan ke Balikpapan menggunakan kapal Pelni, lalu melanjutkan ke Surabaya dengan kapal penumpang swasta. Ia menilai proses transit tidak sinkron dan justru menambah beban biaya.

.Kondisi ini membuat banyak warga memilih menunda kepulangan. Padahal, Tarakan memiliki komunitas warga Jawa yang cukup besar, dengan 37 perkumpulan suku yang tersebar.

Karena itu, ia meminta agar rute Tarakan-Surabaya dibuka secara rutin, minimal 1 hingga 3 bulan sekali. Mereka menitipkan aspirasi ini kepada anggota DPRD Kaltara yang hadir agar diteruskan ke pemerintah pusat.

Ia, berharap, jika rute laut dibuka kembali seperti dulu, beban biaya masyarakat bisa berkurang. Selain membantu warga perantau, jalur ini juga dinilai bisa meningkatkan mobilitas ekonomi antara Tarakan dan Jawa Timur.

“Kalau itu dibuka, insya Allah bisa meringankan beban mereka. Mudah-mudahan dicatat sebagai amal kebaikan,” harap Mas Eka yang juga Sekretaris Perkumpulan Keluarga Jawa (Pakuwaja) Tarakan. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....