Memahami Surah Al-Fatihah oleh Ustaz Adi Hidayat
- 21 Apr 2026 13:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Jakarta - Ustaz Adi Hidayat mengajak kita umat islam untuk memahami dan menghayati ayat Al Fatihah dalam kehidupan sehari-hari.
Al-Fatihah adalah surah pembuka Al-Qur’an yang khusus dan sangat penting.
Dilansir dari you tobe suara riang pada hari Selasa 21 April 2026. ustaz Adi Hidayat menyampaikan jika kita ingin memulai bacaan Al-Qur’an dengan baik, maka mulailah dengan surah Al Fatihah.
Tidak hanya itu, jika kita ingin memperoleh segala kebaikan dalam hidup dunia dan akhirat, kunci utamanya adalah memahami ayat-ayat Al-Fatihah secara mendalam.
| Baca juga: Istiqamah Jadi Kunci Keimanan Manusia |
Langkah pertama dalam memahami ayat ini adalah dengan memaknai kalimat awal yaitu Bismillahirrahmanirrahim .
Kalimat ini memiliki beberapa makna mendalam yang mengingatkan kita untuk memulai setiap aktivitas dengan niat karena Allah semata.
Misalnya, ketika kita bangun tidur, niatkan semua gerakan dan aktivitas kita karena Allah Subhanahu wa ta’ala. Ini merupakan kunci pertama untuk membuka pintu kebaikan.
Setelah bangun tidur, kita dianjurkan membaca doa Alhamdulillahilladzi ahyana baada ma amatana waaihim nusyur.
Yang artinya mengucapkan syukur karena telah diberikan kesempatan hidup kembali setelah tidur,
Padahal Allah bisa saja mencabut nyawa kita saat tidur tadi. Dengan izin dan rahmat-Nya kita diberi waktu untuk beraktivitas dan mencari bekal sebagai persiapan pulang kepada-Nya.
Segala pujian adalah milik Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Kedua, saat menjalani hari, rasakanlah seolah-olah setiap aktivitas kita sedang diawasi oleh Allah dengan pengawasan yang sangat dekat,
Seperti lem yang menyatukan dua sisi yang berbeda. Ketika mau minum, misalnya, ucapkan Bismillah dan lakukan karena Allah.
Rasa diawasi ini akan menambah keseriusan dan ketulusan dalam setiap perbuatan kita.
Perasaan diawasi oleh Allah ini sangat penting. Contohnya, seorang mahasiswa yang ujian akan fokus penuh karena merasa dirinya terpantau oleh CCTV.
Begitu pula saat salat, jika kita benar-benar merasakan Allah mengawasi, maka salat menjadi lebih khusyuk dan penuh perhatian.
Mustahil kita menyentuh sesuatu yang dilarang Allah jika kita sadar sepenuhnya bahwa Allah melihat kita.
Jika setiap muslim memiliki kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi, maka kehidupan kita akan menjadi lurus, damai, tenang, dan tentram.
Tidak ada lagi kecurangan atau keburukan di antara kita karena setiap tindakan selalu diperhitungkan oleh Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....