Cara Kendali Hidup yang Dianjurkan Islam
- 08 Apr 2026 07:28 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kebersihan hati menjadi fondasi utama dalam mengendalikan arah kehidupan seorang muslim, dalam perspektif Islam, hati yang bersih akan menuntun perilaku, pikiran, dan keputusan sehari-hari. Kebersihan hati bukan hanya konsep spiritual, tetapi juga menjadi kontrol utama dalam menjalani kehidupan yang seimbang, bijaksana, dan bermakna.
Penyuluh agama Islam di Kecamatan Meliau , Kantor kemenag Kabupaten Sanggau, Abdul Ghofur menyampaikan hati memiliki peran sentral sebagai pengontrol dalam kehidupan manusia. Kebersihan hati merujuk pada kondisi batin yang bebas dari sifat-sifat negatif seperti iri, dengki, sombong, dan kebencian serta hati yang bersih dipenuhi dengan keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, dan kasih sayang.
“Dalam Islam, hati itu pusat kendali, jika hati bersih maka seluruh amal dan perilaku akan ikut baik, namun jika hati kotor maka kehidupan seseorang mudah tergelincir dalam kesalahan," ungkap Abdul Ghofur dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Rabu 8 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa salah satu bentuk menjaga hati adalah dengan menghindari prasangka buruk, terutama kepada Allah SWT. Prasangka baik menjadi kunci ketenangan batin dan kekuatan iman dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
“Sebagai hamba, kita harus menjaga prasangka kepada Allah SWT, karena segala ketetapan-Nya adalah yang terbaik, meskipun tidak selalu sesuai dengan keinginan manusia," uajrnya.
Abdul Ghofur mengingatkan bahwa sifat hati manusia mudah berubah dan terbolak-balik, karena itu, diperlukan upaya terus-menerus untuk menjaga kestabilan hati melalui ibadah. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memperbanyak sholawat, istigfar, dan dzikir sebagai bentuk kedekatan kepada Allah SWT.
“Seorang hamba tidak boleh angkuh, harus senantiasa merendahkan diri di hadapan Allah dengan dzikir, istigfar, dan menjaga sholat, karena di situlah hati akan tetap hidup dan terarah," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....