Dekopinda Kuningan Dorong Sertifikasi dan Pendampingan Pengurus KDKMP
- 18 Jul 2026 15:21 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan mendorong pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mengikuti pendidikan dan sertifikasi kompetensi. Langkah tersebut dinilai penting guna meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional.
Ketua Bidang Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dekopinda Kabupaten Kuningan, Dr. H. Tatang Sujata, SE., M.Si., mengatakan hingga saat ini belum seluruh pengurus KDKMP memiliki sertifikasi kompetensi. Namun, pihaknya mendorong agar para pengurus mengikuti pendidikan dan pelatihan yang nantinya dapat dilengkapi dengan sertifikasi.
"Untuk sementara yang saya ketahui, sudah ada peserta yang mengikuti proses sertifikasi. Bagi para pengurus KDKMP, seyogianya mengikuti pendidikan sehingga nantinya memperoleh sertifikasi agar kompetensinya semakin baik," ujar Tatang pada program Dialog Cirebon Menyapa edisi Jumat, 17 Juli 2026.
Menurutnya, pengurus Dekopinda yang ada saat ini sebagian besar merupakan tokoh koperasi yang telah memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan gerakan koperasi. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendampingi pengurus KDKMP yang baru terbentuk.
Selain peningkatan kompetensi melalui sertifikasi, Dekopinda juga memastikan hasil pelatihan diterapkan melalui pembinaan dan pendampingan secara langsung di lapangan. Pendampingan dilakukan agar setiap materi yang diberikan dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan koperasi.
Tatang menjelaskan, salah satu bentuk pendampingan dilakukan pada unit usaha simpan pinjam. Pengurus diarahkan untuk membangun budaya menabung terlebih dahulu sebelum mengembangkan layanan pembiayaan guna meminimalkan risiko kredit bermasalah.
"Kami tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi tetap melakukan pembinaan di lapangan. Untuk unit simpan pinjam misalnya, kami arahkan agar membangun tabungan terlebih dahulu sebelum mengembangkan pembiayaan sehingga pengelolaannya lebih sehat," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah juga mengarahkan KDKMP agar fokus mengembangkan usaha yang mendukung kebutuhan masyarakat desa. Di antaranya melalui pengelolaan komoditas pertanian, penyediaan sembako, apotek desa, hingga sektor lain yang mendukung perekonomian lokal.
Menurut Tatang, penguatan sektor usaha tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan koperasi yang dikelola secara profesional dan didampingi secara berkelanjutan, KDKMP diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....