Sistem Penyediaan Air Minum Lintas Kabupaten di Desa Winduhaji Cirebon Dibangun
- 15 Jul 2026 12:50 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lintas Kabupaten yang akan mengalirkan air dari Mata Air Sangkanurip, Kabupaten Kuningan, ke Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, saat ini tengah memasuki tahap pengerjaan. Program yang didanai oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat tersebut diharapkan menjadi solusi krisis air bersih yang selama ini melanda warga saat musim kemarau.
Kuwu Desa Winduhaji, Ika Nurhanika, mengatakan perjuangan menghadirkan air bersih tidak berlangsung singkat. Sebelum proyek lintas kabupaten terealisasi, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pengeboran sumur hingga distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dari BPBD Kabupaten Cirebon.
"Alhamdulillah sekarang dapat bantuan air bersih lintas kabupaten. Sumber mata airnya dari Kabupaten Kuningan dan dimanfaatkan untuk Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon," ujar Ika dalam Program Kentongan RRI Cirebon pada Selasa, 14 Juli 2026
Menurutnya titik sumber air akhirnya dipilih dari Mata Air Sangkanurip di Kabupaten Kuningan karena jaraknya lebih dekat dibandingkan sumber lain. Proses perencanaan dimulai sejak November 2025 dan kini telah memasuki tahap pembangunan jaringan perpipaan menuju Desa Winduhaji.
"Dari bulan November 2025 sampai sekarang Juli 2026 belum setahun sudah direspons cepat. Sekarang sudah tahap pengerjaan jaringan virtual dari sumber mata air Sangkanurip ke Desa Winduhaji," katanya
Ia mengungkapkan rasa syukur karena dari sepuluh desa di Jawa Barat yang mengusulkan bantuan sistem air lintas kabupaten, hanya Desa Winduhaji yang berhasil lolos dan mendapat persetujuan pemerintah provinsi.
"Di Provinsi Jawa Barat ada sepuluh desa yang mengajukan bantuan seperti ini, dan Alhamdulillah hanya Desa Winduhaji yang disetujui. Saya sampai menangis karena terharu," ujarnya.

Saat ini, distribusi air dirancang untuk melayani sekitar 500 rumah melalui sistem penampungan yang ditempatkan di tiga dusun. Warga nantinya mengambil air dari tandon yang telah disiapkan sehingga kebutuhan air bersih dapat dibagi secara merata.
"Sekarang kapasitasnya untuk sekitar 500 rumah. Di setiap dusun disiapkan penampungan air agar pembagiannya tidak saling mengganggu," katanya.
Ia berharap keberadaan infrastruktur tersebut mampu mengakhiri kesulitan air bersih yang setiap tahun dialami warga saat musim kemarau. Untuk menjaga keberlanjutan layanan, pemerintah desa juga telah membentuk kelompok pengelola sistem penyediaan air minum (SPAM) yang bertugas melakukan perawatan dan pengelolaan jaringan.
"Semoga dengan adanya bantuan air ini masyarakat Winduhaji tidak lagi kekurangan air bersih. Kami juga sudah membentuk pengelola SPAM untuk perawatan dan pengelolaannya," katanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada RRI Cirebon yang dinilainya menjadi jembatan penyampaian aspirasi masyarakat hingga akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah. Menurutnya, suara warga yang disampaikan melalui Program Kentongan RRI menjadi salah satu awal terwujudnya proyek air bersih lintas kabupaten tersebut.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....