Diskanla Indramayu Laksanakan Pemberdayaan Nelayan Dukung Pangan Biru

  • 12 Apr 2026 13:33 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu terus mengoptimalkan program pemberdayaan nelayan kecil sebagai bagian dari upaya mendukung program pangan biru dan memperkuat ketahanan pangan berbasis laut. Langkah ini dilakukan melalui berbagai kegiatan yang terintegrasi mulai dari penguatan kapasitas hingga penyediaan sarana pendukung usaha perikanan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Diskanla Indramayu, Rachmat Yulianto, ST., menyampaikan bahwa pihaknya memiliki dua program utama yang menjadi landasan kerja. “Secara umum di Indramayu kami dari Bidang PMK Pemberdayaan Nelayan Kecil itu punya dua program, Mbak Rina. Program pengelolaan perikanan tangkap dan program pengawasan sumber daya kelautan perikanan,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 7 April 2026.

Untuk mendukung kedua program tersebut, Diskanla menjalankan berbagai kegiatan yang menyasar kebutuhan nelayan kecil secara menyeluruh. “Salah satunya pelaksanaan fasilitasi pendanaan, bantuan pembiayaan, kemitraan nelayan, kemudian pelaksanaan fasilitasi pembentukan dan pengembangan kelembagaan nelayan kecil, kemudian pengembangan kapasitas nelayan kecil, penyediaan sarana dan prasarana keberdayaan usaha nelayan kecil, penyediaan data informasi sumber daya perikanan untuk nelayan kecil,” katanya.

Selain itu, Diskanla juga menyediakan sarana usaha perikanan tangkap serta membangun sumber daya manusia di bidang pengawasan perikanan. Program ini dirancang agar nelayan tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial dan akses informasi yang lebih baik.

Pemanfaatan teknologi turut menjadi bagian dari strategi pemberdayaan yang dilakukan. “Kami menyediakan sarana IDPI yaitu informasi daerah penangkapan ikan dengan berbasis satelit yang memudahkan nelayan kecil atau nelayan kami di Indramayu untuk bisa mengakses informasi keberadaan ikan dan kita share melalui media sosial kami, kemudian juga kita punya grup di nelayan kami,” ucapnya.

Melalui sistem tersebut, nelayan dapat mengetahui potensi lokasi penangkapan ikan secara lebih akurat sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan. Hal ini juga membantu nelayan dalam mengurangi biaya operasional saat melaut.

Rachmat menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan berfokus pada peningkatan kesejahteraan nelayan kecil. Dengan pemberdayaan yang berkelanjutan, nelayan diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional berbasis sumber daya laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....