Jembatan Merah Putih Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Manokwari

  • 15 Jul 2026 18:24 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di kampung Unduwei Usou, Distrik Manokwari Selatan dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah kampung dan daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses.

Hal tersebut dikemukakan dalam Dialog Interaktif RRI Pro 1 Manokwari 94,3 FM bertema "Jembatan Merah Putih sebagai Penggerak Aktivitas Ekonomi Masyarakat" yang menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Papua (UNIPA), Dr. Ir. Rully N. Wurarah, M.Si., sebagai narasumber, Rabu, 15 Juli 2026.

Dalam dialog tersebut dijelaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mempercepat distribusi barang dan jasa, memperluas akses ke pasar, pendidikan, serta layanan kesehatan.

Dr. Rully mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan karena membuka keterisolasian sejumlah wilayah yang selama ini mengalami hambatan akses transportasi.

"Ketika akses semakin mudah, biaya transportasi menjadi lebih rendah, waktu tempuh lebih singkat, dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat. Ini menjadi fondasi penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, sektor yang paling merasakan manfaat adalah pertanian, perdagangan, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Petani kini lebih mudah membawa hasil produksi ke pasar, sementara pelaku usaha memperoleh akses yang lebih luas untuk memasarkan produknya.

Selain itu, pembangunan jembatan juga berpotensi meningkatkan investasi karena aksesibilitas suatu wilayah menjadi salah satu pertimbangan utama bagi investor dalam mengembangkan usaha.

Sementara itu, sebelumnya Komandan Kodim 1801 Manokwari, Kolonel Inf David Sutrisno Sirait, SE, menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk meningkatkan pelayanan dasar masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Barat. Pembangunan dilakukan setelah melalui kajian agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima manfaat.

Salah satu titik pembangunan jembatan berada di Kampung Unduwei Usou, Distrik Manokwari Selatan. Sekretaris Kampung Unduwei Usou, Lahadi, mengaku masyarakat sangat terbantu dengan keberadaan jembatan tersebut. Sebelum pembangunan dilakukan, aktivitas warga sering terganggu ketika hujan turun karena akses jalan sulit dilalui.

"Anak-anak kesulitan ke sekolah, warga yang sakit sulit menuju fasilitas kesehatan, dan petani mengalami hambatan saat membawa hasil kebun untuk dijual. Sekarang akses sudah jauh lebih baik," katanya.

Dalam dialog itu juga dibahas bahwa manfaat ekonomi suatu infrastruktur dapat diukur melalui sejumlah indikator, antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat, bertambahnya jumlah UMKM, menurunnya biaya logistik, meningkatnya volume perdagangan, serta tumbuhnya investasi baru di wilayah yang terhubung.

Meski demikian, narasumber menilai perlu adanya dukungan lanjutan dari pemerintah daerah berupa pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan penghubung, drainase, dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan jembatan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dengan semakin terbukanya akses antarwilayah, Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi sarana penghubung fisik, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Manokwari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....