Kodim Manokwari Genjot Koperasi Desa Merah Putih
- 04 Mar 2026 17:25 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Kodim 1801/Manokwari terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Program ini merupakan bagian dari prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa.
Komandan Kodim (Dandim) 1801 Manokwari Letkol Inf David Sutrisno Sirait, mengatakan, pihaknya mendapat perintah dari Mabes TNI untuk mendukung penuh program tersebut di daerah.
“Sesuai arahan dari pusat, dalam hal ini Mabes TNI, kita diperintahkan untuk mendukung dan membantu percepatan progres program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” Kata Davit Sirait saat diwawancarai, Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menjelaskan, Presiden menargetkan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Papua.
Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat dari tingkat desa.
Di Kabupaten Manokwari sendiri terdapat sekitar 173 desa. Namun hingga kini progres pembangunan koperasi baru mencapai 60 titik yang tersebar di sejumlah distrik.
“Saat ini progres yang sudah kita kerjakan ada 60 titik tersebar di seluruh desa yang ada di Kabupaten Manokwari,” ucapnya.
Capaian tersebut masih bertahap karena terdapat sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan yang harus disiapkan masyarakat setempat dengan tetap menghormati hak ulayat.
“Kendala kita yang pertama ketersediaan lahan. Papua ini identik dengan adat istiadat yang memang harus kita hormati, salah satunya hak ulayat,” Ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan respons masyarakat Manokwari terhadap program ini sangat positif. Bahkan, Ia mengklaim capaian Manokwari saat ini menjadi yang tertinggi di wilayah Papua.
Terkait pendanaan, David memastikan pembangunan fisik koperasi sepenuhnya bersumber dari APBN, sementara masyarakat berperan menyediakan lahan.
“Semua melalui APBN. Kita hanya membangun fisik, sedangkan lahannya disiapkan masyarakat,” tegasnya.
Dari 60 titik yang dikerjakan, dua lokasi telah rampung 100 persen, yakni di SP1 dan SP7 Masni. Sementara titik lainnya masih dalam proses pembangunan dengan progres bervariasi.
Ia menambahkan, keterbatasan tenaga ahli dan pengadaan material dari luar daerah menjadi faktor yang membuat pengerjaan dilakukan bertahap.
Ke depan, pemerintah dalam hal ini Presiden RI menargetkan peresmian koperasi secara serentak pada peringatan HUT RI, 17 Agustus 2026.
“Harapannya Pak Presiden Prabowo pada tanggal 17 Agustus 2026 bisa meresmikan 30.000 titik se-Indonesia secara serentak".