Sumber Air Lebih Dekat, Warga Paupanda Sampaikan Terima Kasih kepada Uniflor

  • 15 Jul 2026 06:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Air bersih kini terasa lebih dekat bagi warga di Jalan Ikan Paus, RT 007 RW 004, Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan. Setelah bertahun-tahun harus menimba air dari sumur menggunakan katrol, kini warga cukup membuka keran untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Kemudahan itu dirasakan setelah Universitas Flores (Uniflor) menghadirkan sarana air bersih melalui program Kampus Berdampak. Bantuan tersebut berupa instalasi pompa air dari sumur menuju lima rumah warga, jaringan distribusi air, serta bantuan drum penampung air.

Bagi warga, bantuan itu bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah seorang warga, Rahmatilah, mengatakan selama ini mereka hanya mengandalkan satu sumur sebagai sumber air.

Setiap hari menurutnya, dirinya dan juga warga sekitar harus menarik ember menggunakan katrol, kemudian mengangkat dan membawa air ke rumah masing-masing. Bahkan lansia pun harus menimba sumur yang dalamnya lebih dari 9 meter itu, karna kebutuhan akan air bersih di rumah masing-masing.

"Dulu kami harus menarik air dari sumur setiap hari. Pekerjaannya cukup berat karena air harus diangkat lalu dibawa ke rumah. Sekarang air sudah lebih dekat dengan kami. Tinggal membuka keran, air langsung mengalir. Kami tidak lagi bersusah payah menimba air," katanya di hadapan Rektor Uniflor, Dr.Willy Lanamana ketika penyerahan bantuan, Selasa, 14 Juli 2026 sore.

Menurut Rahmatilah, bantuan tersebut sangat berarti karena hingga kini kawasan tempat tinggal mereka belum terlayani jaringan air perpipaan. Dirinya mengaku warga di sekitar tempat tinggalnya memang lebih banyak memanfaatkan air sumur dibandingkan air PDAM.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Flores yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi warga. Semoga Uniflor semakin maju dan terus menjadi kampus yang peduli terhadap masyarakat," ujarnya.

Mewakili panitia Dies Natalis Universitas Flores ke-46, Melky Radja, mengatakan penyediaan sarana air bersih merupakan salah satu wujud pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui program Kampus Berdampak. Menurutnya, rangkaian Dies Natalis tidak hanya diisi dengan kegiatan internal kampus, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Melalui program ini kami memasang instalasi pompa air dari sumur menuju lima rumah warga, lengkap dengan jaringan distribusi dan bantuan drum penampung air. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Flores, Dr. Willybrodus Lanamana, mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga. Menurutnya, penyediaan sarana air bersih menjadi langkah awal dari berbagai program pemberdayaan masyarakat yang akan terus dilakukan Uniflor, khususnya bagi masyarakat pesisir.

"Bantuan ini memang sederhana karena kami memberi dari keterbatasan. Namun kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Kampus tidak hanya menjalankan pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ke depan akan ada kegiatan-kegiatan lain yang menyentuh kebutuhan warga," ujar Willybrodus.

Program Kampus Berdampak tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Flores ke-46 sekaligus menegaskan komitmen Uniflor untuk terus menghadirkan pengabdian yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat menuju usia emas universitas pada 2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....