Pengembangan Trichoderma Sikka Dorong Pertanian Ramah Lingkungan
- 13 Jul 2026 16:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – UPTD PKDLHP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur terus mengembangkan Trichoderma Sikka sebagai agens hayati untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. Kegiatan tersebut berlangsung di Laboratorium Lapangan Sikka dan Sub Laboratorium Nita pada 8 Juli 2026.
Pengembangan Trichoderma difokuskan pada penguatan layanan laboratorium hayati sekaligus memperluas penerapan teknologi ramah lingkungan di tingkat lapangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan mikroorganisme bermanfaat dalam budidaya tanaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengamatan isolat Trichoderma Sikka guna memastikan kualitas kultur yang akan dikembangkan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas agens hayati sebelum diperbanyak secara massal.
Petugas laboratorium juga melakukan sterilisasi peralatan dan ruangan sebagai prosedur untuk mencegah kontaminasi selama proses produksi. Kebersihan laboratorium dinilai menjadi faktor utama dalam menghasilkan Trichoderma yang berkualitas.
Perbanyakan massal dilakukan menggunakan media beras dan serbuk gergaji yang berfungsi sebagai tempat tumbuh mikroorganisme. Metode tersebut dipilih karena mampu mendukung perkembangan Trichoderma secara optimal sebelum didistribusikan untuk kebutuhan lapangan.
Selain proses produksi di laboratorium, tim juga menerapkan starter Trichoderma pada kebun pepaya dan cabai. Aplikasi dilakukan untuk menguji sekaligus memperluas pemanfaatan agens hayati dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan menjaga kesehatan tanah.
Melalui kegiatan ini, UPTD PKDLHP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT berupaya memperkuat layanan laboratorium hayati yang dapat dimanfaatkan petani di Kabupaten Sikka. Pengembangan Trichoderma juga menjadi bagian dari penerapan teknologi pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung pada 8 Juli 2026 tersebut menunjukkan kesinambungan program pengembangan agens hayati di wilayah Sikka. Dengan dukungan laboratorium dan penerapan langsung di lahan pertanian, Trichoderma diharapkan semakin luas dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....