Bupati Natuna Serahkan Pupuk Bersubsidi, Tekankan Pemanfaatan Tepat Sasaran
- 13 Jul 2026 14:34 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID. Natuna: Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyerahkan bantuan pupuk bersubsidi kepada para petani di Gudang Produksi DKPP Kabupaten Natuna, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Senin 13 Juli 2026. Pada acara penyerahannya, Bupati juga didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Syazali,
Penyerahan pupuk bersubsidi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di daerah ini. Bantuan yang diberikan sekaligus bertujuan memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan.
Dalam sambutannya, Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa pupuk bersubsidi harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak boleh disalahgunakan ataupun diperjualbelikan karena distribusinya berada dalam pengawasan aparat penegak hukum. Bupati juga mengingatkan agar tidak terjadi penimbunan pupuk karena selain melanggar aturan, tindakan tersebut dapat menghambat distribusi kepada petani lain yang membutuhkan serta berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
Kepada petani yang belum memperoleh pupuk bersubsidi, Cen mengimbau agar segera mendaftarkan diri melalui kelompok tani sesuai mekanisme yang berlaku sehingga dapat masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pertanian karena petani memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
"Pupuk bersubsidi merupakan bantuan pemerintah yang harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Jangan sampai ada penyalahgunaan ataupun penimbunan karena distribusinya diawasi aparat penegak hukum. Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendukung para petani melalui berbagai program pertanian, karena petani adalah pahlawan pangan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Natuna." Ujar Cen Sui Lan
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Natuna, Wan Syazali, melaporkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026 realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah mencapai 188,53 ton yang didistribusikan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Natuna. Jumlah tersebut terdiri atas 30,95 ton pupuk urea, 93,35 ton pupuk NPK, sekitar 30 ton pupuk organik, serta 24,67 ton pupuk yang disalurkan untuk wilayah Serasan dan Serasan Timur.
Wan Syazali menjelaskan, kebutuhan pupuk berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) mencapai 394,80 ton. Namun, alokasi pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Natuna dari pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau hanya sebanyak 200 ton. Ia menambahkan bahwa penyaluran pupuk dilakukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni pupuk urea sebesar Rp1.800 per kilogram, pupuk NPK Rp1.840 per kilogram, dan pupuk organik Rp640 per kilogram.
DKPP juga mengajak seluruh kelompok tani, penyuluh pertanian, aparat Kementerian Pertanian, serta aparat penegak hukum untuk bersama-sama mengawasi distribusi pupuk agar tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh petani yang berhak.
"Kami mengajak seluruh kelompok tani, penyuluh pertanian, dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mengawasi penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Meskipun alokasi pupuk yang diterima masih belum memenuhi seluruh kebutuhan berdasarkan RDKK, kami akan terus berupaya memastikan distribusi berjalan adil, transparan, dan memberikan manfaat maksimal bagi peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Natuna." Ucap Wan Sazali
| Baca juga: KPM Batubi Terima Beras dan Pasar Murah |
Bupati Cen Sui Lan berharap pupuk bersubsidi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga mampu menciptakan petani yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Natuna akan terus mendukung pembangunan sektor pertanian melalui penyediaan sarana produksi, pembinaan kelompok tani, serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....