Bupati Natuna lakukan Pemantauan Normalisasi Aliran Sungai

  • 19 Jun 2026 08:28 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID.Natuna :Pemerintah Kabupaten Natuna terus berupaya mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi ancaman bagi masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya di Desa Sebadai Ulu dan Desa Limau Manis. Upaya tersebut diwujudkan melalui program normalisasi sungai yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera atau BWSS sebagai tindak lanjut usulan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Jarmin Sidik dan Kepala Dinas PUPR Agus Supardi meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Rabu, 17 Juni 2026. Peninjauan dilakukan guna melihat progres pelebaran dan pendalaman alur sungai yang diharapkan mampu mengurangi luapan air saat musim hujan.

Di Desa Sebadai Ulu, pekerjaan normalisasi sungai dilaksanakan sepanjang enam kilometer dengan lebar empat meter dan kedalaman satu koma lima meter. Sementara itu, di Desa Limau Manis, normalisasi sungai dilakukan sepanjang dua kilometer untuk meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi potensi banjir.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, normalisasi sungai merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko banjir yang selama bertahun-tahun menjadi persoalan bagi warga di kawasan tersebut. Selain memastikan pekerjaan berjalan lancar, Bupati juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian sungai agar fungsi pengendalian banjir dapat berlangsung secara berkelanjutan.

"Normalisasi sungai ini penting mengurangi banjir bertahun-tahun persoalan bagi warga di Sebadai Hullu saya mengajak untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian sungai supaya fungsi pengendalian banjir berlangsung secara berkelanjutan." Ujar Cen Sui Lan

Ia menilai keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar sungai. Cen Sui Lan juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah kendala akses di beberapa titik akibat padatnya permukiman warga yang berada di sekitar aliran sungai.

Karena itu, diperlukan sosialisasi yang lebih intensif serta langkah tindak lanjut yang terarah agar proses penanganan kawasan rawan banjir dapat berjalan optimal. Peninjauan lapangan yang dilakukan pemerintah daerah juga menjadi bagian dari proses identifikasi wilayah rawan banjir yang akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan pada masa mendatang.

Usai meninjau pekerjaan normalisasi sungai di Desa Sebadai Ulu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Limau Manis untuk melihat kondisi drainase yang telah selesai dikerjakan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Natuna dalam memperkuat infrastruktur dasar serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana banjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....