Pentingnya Peran Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Inklusif
- 13 Jul 2026 13:01 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Keberhasilan pendidikan inklusi tidak hanya bergantung pada kesiapan sekolah. Peran orang tua juga menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus (ABK), agar mampu mengikuti proses belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
ABK membutuhkan stimulasi yang berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kolaborasi antara keluarga, guru dan psikolog menjadi kunci agar perkembangan anak dapat berjalan secara optimal.
Psikolog UPTD Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Samarinda, Hanifa Timur Mawarizka, menjelaskan orang tua memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan belajar di rumah sesuai kebutuhan anak.
"Orang tua tidak bisa menyerahkan sepenuhnya proses pendidikan kepada sekolah. Anak tetap membutuhkan stimulasi di rumah, baik melalui terapi maupun pendampingan belajar sesuai hasil asesmen," ujar Hanifa, dikutip Senin 13 Juli 2026.
Selain mendukung proses belajar, orang tua juga memiliki peran besar dalam membantu anak beradaptasi ketika memasuki sekolah inklusi. Pada masa awal sekolah, anak mungkin masih merasa canggung atau mengalami kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Karena itu, pendampingan secara bertahap dan komunikasi dengan guru menjadi bagian penting dalam proses adaptasi tersebut.
Keberhasilan pendidikan inklusif juga ditentukan oleh keterlibatan keluarga dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang anak. Dengan kerja sama yang baik antara orang tua, sekolah dan tenaga profesional, ABK memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara mandiri dan berprestasi sesuai potensi yang dimilikinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....