Cerita Lingkar Edukasi Warga Kelola Sampah lewat Cara Sederhana

  • 13 Jul 2026 11:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Berawal dari kebiasaan memilah sampah di rumah sejak 2018, Rachmah Inayah kini aktif mengedukasi masyarakat melalui akun media sosial Cerita Lingkar. Berbagai pengalaman mengelola sampah rumah tangga dibagikan sebagai inspirasi agar semakin banyak keluarga menerapkan gaya hidup minim sampah.

Dalam Dialog Green Radio RRI Malang, Sabtu (11/7/2026), Rachmah menceritakan bahwa aktivitas tersebut lahir dari kesadaran sebagai ibu rumah tangga yang setiap hari berhadapan langsung dengan berbagai jenis sampah, mulai dari sisa makanan hingga kemasan rumah tangga.

"Sampah organik di rumah saya olah menjadi kompos dan dimanfaatkan sebagai pakan ayam petelur. Kandang ayam yang dibangun berukuran sekitar 1 x 1,5 meter dirancang tanpa menimbulkan bau sehingga tetap cocok diterapkan di kawasan perkotaan," ujarnya.

Ia melanjutkan, ayam tidak hanya menghasilkan telur, tetapi juga membantu proses pengomposan. Alas kandang yang berisi daun kering maupun sekam secara alami diaduk oleh ayam saat mencakar tanah sehingga mempercepat proses pembentukan kompos.

Rachmah mengaku kini justru mengajak tetangga menyetorkan sampah organik rumah tangga untuk dijadikan pakan ayam. Langkah tersebut membuat warga mulai terbiasa memilah sampah sejak dari rumah.

"Sementara untuk sampah anorganik, masyarakat bisa memanfaatkan bank sampah ataupun pengepul barang bekas agar sampah masih memiliki nilai ekonomi dan tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir," jelasnya.

Menurut Rachmah, tantangan terbesar dalam pengelolaan sampah bukan terletak pada sulitnya teknik pengolahan, melainkan pada kemauan untuk memulai. Di sisi lain, ia berharap pemerintah terus memperkuat fasilitas pengelolaan sampah serta menghadirkan regulasi yang lebih tegas agar upaya masyarakat dapat berjalan beriringan dengan sistem yang mendukung.

"Saya berharap masyarakat menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kebaikan kepada sesama, mengingat bumi yang dijaga hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....