Produksi Telur Omega Loleng Perkuat Kemandirian Peternakan Kukar

  • 16 Mei 2026 07:57 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara — Rumah Produksi Bersama (RPB) Pakan Ternak di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai menunjukkan peran strategis dalam memperkuat kemandirian peternakan rakyat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Keberadaan fasilitas ini semakin optimal setelah pelaksanaan soft opening dan production trial run (PTR). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke peternakan ayam petelur milik koperasi pengelola yang terintegrasi dengan unit produksi pakan tersebut.

Kunjungan lapangan tersebut disambut antusias para tamu undangan. Mereka melihat langsung proses budidaya ayam petelur hingga mencoba memanen telur dari kandang produksi yang berada di sekitar lokasi RPB.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kalimantan Timur, Heny Purwaningsih, menegaskan integrasi antara produksi pakan dan peternakan merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem peternakan rakyat yang berkelanjutan.

“Keberadaan unit peternakan ayam petelur yang terintegrasi dengan RPB Pakan Ternak menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem peternakan rakyat di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya dikutip dari laman Pemprov Kaltim pada Sabtu 16 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sebelum adanya fasilitas tersebut, keperluan pakan ternak masih dipasok dari luar daerah sehingga menimbulkan biaya distribusi yang cukup tinggi. Dengan hadirnya RPB, proses penyediaan pakan menjadi lebih efisien karena berada dekat dengan sentra peternakan masyarakat.

Selain meningkatkan efisiensi, keberadaan RPB dan peternakan terpadu juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. Aktivitas produksi yang berkembang mendorong terciptanya lapangan kerja, peningkatan pendapatan kelompok usaha, serta memperkuat perputaran ekonomi lokal di wilayah tersebut.

Saat ini, peternakan ayam petelur di Desa Loleng memiliki sekitar 500 ekor unggas dengan kapasitas produksi sekitar 400 butir telur omega per hari. Ke depan, koperasi pengelola berencana meningkatkan kapasitas kandang dan populasi ternak guna memenuhi kebutuhan telur masyarakat, sekaligus mendukung program pangan bergizi di daerah.

Melalui sinergi ini, Desa Loleng diharapkan berkembang menjadi sentra peternakan mandiri yang produktif dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh penguatan ekonomi berbasis masyarakat di Kalimantan Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....