TMMD Ke-128 Kodim Sanggau Percepat Pembangunan Jembatan Semayang–Ongkok

  • 11 Mei 2026 10:55 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1204/Sanggau kembali menunjukkan gebrakan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Kali ini, pembangunan jembatan penghubung Semayang–Ongkok Kecamatan Kembayan resmi memasuki tahap pengerjaan setelah seluruh material berhasil tiba di lokasi sasaran.

Komandan Kodim 1204/Sanggau selaku Dansatgas TMMD Ke-128, Nurrachman Gindha Dradhizya mengatakan, proses distribusi material dilakukan secara bertahap bersama masyarakat setempat. Meski harus melewati medan berat dan jalur yang menantang, pengangkutan material tetap berjalan lancar berkat kekompakan personel TNI dan warga.

“Ini salah satu titik vital di jalur ke daerah sasaran kegiatan TMMD, dengan seluruh material sudah tersedia di lokasi, pembangunan jembatan penghubung Semayang–Ongkok kita kebut,” ungkap Nurrachman dalam keterangan tertulisnya, Senin 11 Mei 2026.

Menurutnya, jembatan tersebut digadang-gadang menjadi akses strategis yang akan membuka konektivitas warga antarwilayah pedesaan. Keberadaannya dinilai penting untuk mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami berharap jembatan ini segera selesai dikerjakan, dan nantinya mampu memperlancar kegiatan di wilayah tersebut sekaligus menompang akses masyarakat dan meningkatkan roda perekonomian warga,” ucapnya.

Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim Sanggau, distribusi material jembatan penghubung Semayang–Ongkok, Senin 11 Mei 2026. (Foto:dok.Pendim Sanggau)

Disampaikan Nurrachman, pembangunan jembatan menjadi salah satu sasaran utama TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau dalam mendukung pemerataan pembangunan daerah terpencil. Program ini juga menjadi bentuk nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa.

Sebab menurutnya, selama ini masyarakat di kawasan tersebut menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan dan meningkatnya debit sungai. Kondisi itu kerap menghambat aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.

Ditegaskan Nurrachman, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan rakyat di wilayah pedalaman. Melalui kerja sama dan semangat gotong royong, Satgas TMMD Ke-128 optimistis seluruh sasaran pembangunan dapat rampung tepat waktu dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....