SIINas Dorong Pelaku Industri Kalimantan Timur Berkembang Pesat

  • 21 Jan 2026 17:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, sektor industri Kalimantan Timur dihadapkan pada tantangan besar untuk bertransformasi menuju digitalisasi. Salah satu upaya strategis yang dilakukan oleh pemerintah dalam mempercepat proses digitalisasi industri adalah dengan mengoptimalkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Melalui platform ini, data industri yang terkumpul dapat menjadi acuan kebijakan dan pemetaan sektor industri di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, melalui Dinas PPKUKM, terus berupaya untuk mendorong para pelaku industri dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih aktif mendaftarkan diri dalam SIINas. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang semakin berkembang.

Dalam sesi dialog ekonomi digital yang diselenggarakan oleh Pro 1 RRI Samarinda, Agus Wardhana, Pembina Industri Ahli Muda Dinas PPKUKM Provinsi Kaltim, menjelaskan lebih dalam tentang pentingnya platform ini bagi dunia industri.

“SIINas merupakan sistem yang sangat penting karena dapat menjadi sumber data yang akurat, terintegrasi, dan dapat diakses oleh pemerintah, pelaku industri, serta investor. Hal ini memudahkan dalam perencanaan, pembinaan, dan pengembangan sektor industri di tingkat daerah hingga nasional,” ujar Agus Wardhana dalam dialog tersebut, dikutip Rabu, 21 Januari 2026.

Pentingnya sistem ini adalah untuk meningkatkan daya saing sektor industri, terutama di daerah yang memiliki berbagai sektor unggulan, seperti Kalimantan Timur. Berdasarkan data yang terkumpul di SIINas, pemerintah dapat lebih mudah melakukan pemetaan potensi industri yang ada, mulai dari sektor manufaktur, pertambangan, hingga industri kreatif dan digital.

“Dengan adanya SIINas, kami berharap bisa memfasilitasi pelaku industri untuk mendapatkan akses terhadap berbagai kebijakan dan program pemerintah yang mendukung pengembangan industri. Tidak hanya itu, data yang terkumpul juga bisa digunakan untuk menarik investor yang ingin menanamkan modalnya di Kalimantan Timur,” ucapnya.

Namun, meskipun SIINas memberikan berbagai keuntungan, masih banyak pelaku industri, terutama UMKM, yang belum sepenuhnya memahami cara mengakses dan memanfaatkan sistem ini. Oleh karena itu, Dinas PPKUKM terus berusaha untuk memberikan pendampingan kepada mereka agar dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan maksimal.

“Di Kaltim, banyak sekali industri kecil yang memiliki potensi besar, namun terkendala dalam hal pendataan dan administrasi. Melalui SIINas, kami berharap mereka dapat terdorong untuk lebih terorganisir, sehingga dapat memperoleh pembinaan dan dukungan dari pemerintah,” kata Agus.

Sistem yang terintegrasi ini juga memberikan manfaat lain berupa akses yang lebih mudah terhadap informasi mengenai standar industri, regulasi yang berlaku, serta peluang-peluang baru di sektor industri. Dengan demikian, pelaku industri dapat lebih proaktif dalam mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar.

Ke depan, pemerintah berencana untuk lebih memperluas jangkauan SIINas dengan menambahkan fitur-fitur baru yang lebih relevan dengan kebutuhan industri masa kini, seperti analisis pasar berbasis big data dan fitur yang memudahkan kolaborasi antara sektor industri dan sektor riset serta pengembangan.

Melalui semua upaya ini, Kalimantan Timur berpotensi menjadi salah satu daerah yang mampu mempercepat transformasi industri menuju digital, sehingga dapat bersaing di tingkat nasional dan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....