Hutan Mangrove Di Teluk Bintuni Merupakan Hutan Terbaik Di Papua Barat

  • 24 Agt 2024 06:22 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Bintuni : Mangrove Bintuni adalah hutan bakau seluas 225.367 hektar atau 52 persen dari total keseluruhan hutan bakau di Papua Barat. Hutan Mangrove terluas di Papua Barat berada di wilayah pemerintahan Kabupaten Teluk Bintuni.

Di kutip dari wikipedia, Mangrove Bintuni ditetapkan menjadi tempat tumbuh bakau terbaik di dunia setelah Raja Ampat. Hutan Mangrove Bintuni mencakup 10 persen dari luas hutan Mangrove di Indonesia.

Kekayaan Mangrove Bintuni memungkinkan penduduk sekitar mengembangkan komoditas perikanan, seperti udang dan kepiting.

Pada 1980, World Wild Foundation atau WWF mengusulkan hutan Mangrove di Teluk Bintuni masuk dalam cagar alam. Usulan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Konservasi Internaional (CI), untuk pengembangan cagar alam, Teluk Bintuni masuk dalam kawasan strategis nasional, setelah Raja Ampat.

Mangrove Bintuni merupakan satu dari dari empat daerah di Papua yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK. Tiga daerah lain adalah Raja Ampat, Sorong, dan Merauke.

Hutan Mangrove sering juga disebut hutan bakau. Meskipun demikian, secara ilmiah istilah hutan bakau kurang tepat karena bakau hanyalah nama lokal dari marga rhizophora, karena orang sering mengenali dengan keberadaan spesies bakau yang dominan.

Sementara hutan Mangrove disusun dan ditumbuhi oleh banyak marga dan jenis tumbuhan lainnya. Hutan Mangrove merupakan suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung dan muara sungai, yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada surut. Komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....