Pangdam Tekankan Profesionalisme dan Nilai Sunda di Korem

  • 15 Jan 2026 20:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih menegaskan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan hierarki, serta penguatan nilai kearifan lokal dalam tubuh TNI Angkatan Darat. Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Markas Korem 061/Surya Kencana, Bogor, Jawa Barat, Kamis 15 Januari 2026.

Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah III/Siliwangi beserta sejumlah pejabat utama Kodam III/Siliwangi, Pangdam memberikan arahan langsung kepada seluruh prajurit Korem 061/SK. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal dan penguatan karakter prajurit di wilayah Kodam Siliwangi.

Dalam arahannya, Pangdam menekankan bahwa setiap prajurit wajib memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing sesuai peran, tanggung jawab, dan batas kewenangan. Menurutnya, pemahaman tersebut menjadi kunci agar pelaksanaan tugas berjalan efektif, terukur, dan tidak keluar dari sistem komando.

“Setiap permasalahan harus diselesaikan sesuai mekanisme dan hierarki yang berlaku. Jangan langsung melompati jalur komando dengan melapor ke tingkat pusat atau komando atas,” ujar Kosasih.

Baca juga : Babinsa Koramil Ciasem Peduli Lingkungan Bersihkan Gundukan Sampah

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan tempur, tetapi juga pada integritas dan karakter prajurit. Dalam konteks Kodam Siliwangi, Pangdam menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Sunda seperti Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, dan Silih Wawangi sebagai pedoman sikap dan perilaku.

“Prajurit Siliwangi harus tampil sebagai ksatria yang setia pada negara, berani menghadapi tantangan, tulus mengabdi kepada rakyat, serta menjaga kehormatan satuan dan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga mengulas makna kata “PRAJURIT” sebagai akronim nilai-nilai utama yang harus melekat pada setiap anggota TNI, yakni Profesional, Religius, Adaptif, Jujur, Ulet, Responsif, Inisiatif, dan Tangguh. Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi fondasi utama dalam menjawab tantangan tugas TNI yang kian kompleks.

Menutup arahannya, Kosasih menyinggung peran keluarga, khususnya istri prajurit, sebagai pilar penting dalam menjaga keteguhan moral dan mental prajurit. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi kekuatan tak terlihat yang menopang keberhasilan prajurit, baik di medan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Kekuatan seorang prajurit juga lahir dari kesetiaan dan dukungan istri yang mendampingi dalam suka dan duka,” pungkasnya.

Kunjungan Pangdam III/Siliwangi ini dinilai sebagai sinyal penguatan kepemimpinan dan pembinaan moral prajurit, sejalan dengan upaya TNI menjaga profesionalisme sekaligus kedekatan dengan nilai budaya dan masyarakat di wilayah tugasnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....