BPBD Antisipasi Bencana di Tengah Curah Hujan Tinggi
- 05 Jan 2026 12:05 WIB
- Samarinda
KBRN, Samarinda: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur terus mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di tengah curah hujan yang masih cukup tinggi. Kepala BPBD Kaltim, Buyung Budi Purnomo, menyebutkan hingga saat ini belum ada penetapan status siaga bencana di wilayah Kaltim.
Buyung menjelaskan, berdasarkan pembaruan data mingguan, curah hujan di Kalimantan Timur hingga tanggal 9 masih berada pada kategori sedang, dengan intensitas antara 20 hingga 50 milimeter per hari.
“Wilayah yang masih berpotensi mengalami hujan cukup tinggi di antaranya Berau dan Kutai Timur. Dalam beberapa hari terakhir, hujan masih terjadi dan ini dipengaruhi oleh faktor angin siklon yang berasal dari kawasan Pasifik,” ujar Buyung. Usai rapat penyampaian kinerja Kepala Perangkat Daerah di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, secara umum kondisi cuaca hujan di Kalimantan Timur masih tergolong cukup tinggi, namun belum memicu peningkatan status kesiapsiagaan bencana oleh pemerintah daerah.
Terkait kejadian banjir yang sempat terjadi di Kutai Timur, khususnya di Kecamatan Wahau, Buyung menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan banjir rob akibat luapan aliran sungai. Sementara itu, hingga saat ini BPBD Kaltim belum menerima laporan adanya kejadian tanah longsor.
Lebih lanjut, Buyung menjelaskan bahwa karakteristik kontur dan struktur tanah di Kalimantan Timur berbeda dengan wilayah Sumatera dan Aceh. Di wilayah Sumatera, kontur tanah umumnya berasal dari lereng pegunungan yang memanjang dari puncak ke bawah, sehingga memiliki potensi longsor yang lebih besar.
“Profil tanah di Kalimantan Timur berbeda, sehingga risiko longsor tidak sama seperti di Sumatera dan Aceh,” ucapnya.
BPBD Kaltim memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan data secara berkala guna mengantisipasi potensi bencana, seiring dengan dinamika cuaca yang masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....