Kebakaran Panti Werda Damai, 16 Orang Meninggal Dunia
- 29 Des 2025 12:05 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Peristiwa kebakaran terjadi di Panti Werda Damai, Kelurahan Ranomuut Kecamatan Pall Dua , Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 20.40 Wita. Informasi awal kejadian diterima Polresta Manado melalui sambungan telepon darurat 110.
Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, mengatakan setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung turun ke lokasi dan mendapati benar telah terjadi kebakaran di panti jompo tersebut. Sejumlah saksi di lokasi kejadian diketahui melihat langsung peristiwa kebakaran, mengetahui kronologi awal, serta turut membantu mengevakuasi para penghuni panti.
“Panti Werda Damai merupakan panti jompo. Berkat bantuan masyarakat sekitar, beberapa penghuni berhasil diselamatkan,” kata Kombes Pol Alamsyah Hasibuan dalam Press Konfrens di RS Bhayangkara Manado, Senin(29/12/2025).

Press Konfres di RS Bayangkara Manado
Pasca kejadian, Kapolda Sulawesi Utara memerintahkan penurunan tim untuk membackup Polresta Manado. Tim tersebut terdiri dari Inafis dan Reserse Kriminal Umum (Krimum) untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan penyebab kebakaran. Selain itu, Polda Sulut juga menurunkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes).
Dari hasil pendataan sementara, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang. Sebanyak 15 korban ditemukan dalam kondisi terbakar parah, sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi utuh. Seluruh jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk menjalani proses antemortem dan postmortem.
“Saat ini proses postmortem sedang berlangsung, sementara posko antemortem berada di depan Rumah Sakit Bhayangkara. Proses identifikasi korban akan disesuaikan dengan data keluarga,” jelasnya.
Hingga saat ini, sembilan keluarga telah melapor ke posko antemortem. Polda Sulut mengimbau kepada keluarga korban lainnya agar segera melapor ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk keperluan identifikasi, termasuk pengambilan sampel DNA. Mengingat keterbatasan alat di Sulawesi Utara, sampel DNA akan dikirim ke Biddokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Sementara itu, untuk korban selamat yang masih menjalani perawatan medis, tercatat sebanyak 15 orang dirawat di sejumlah rumah sakit. Sebanyak 11 korban dirawat di RSUD Manado, tiga korban di RS Awaloei, dan satu korban dirujuk ke RS Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.
Penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....