Musim Kemarau, Lahan Persawahan Warga di Desa Genamere Alami Kekeringan
- 03 Okt 2024 13:01 WIB
- Ende
KBRN, Ngada : Memasuki musim kemarau, masyarakat Desa Genamere, Kecamatan Bajawa Utara mulai dilanda kecemasan akibat ketiadaan sistim pengairan bagi persawahan milik warga seluas kurang lebih 70 hektar dan juga lahan perkebunan . Selain itu tanaman perkebunan sebanyak 80 hektar yang didominasi tanaman kemiri sebagai penopang utama pendapatan masyarakat desa Genamere.
Kaur Perencanaan Desa Genamere Adrianus Fale Kepada RRI Kamis , ( 3/10/2024 )menjelaskan, setiap musim kemarau tiba masyarakat pasti dilanda kecemasan dan kekuatiran terhadap ketersediaan pangan. Masyarakat berharap ada bantuan pemerintah termasuk pembuatan irigasi pertanian secara permanen agar dapat mengairi persawahan walaupun di musim kemarau.
“Kalau musim kemarau begini pasti benar-benar kering total. Sementara untuk stok pangan yang tersedia biasanya dari bulan Juni – Nopember aman . Namun untuk Desember hingga Pebruari masyarakat biasanya mengalami krisis ketersediaan pangan,”kata Adrianus.
Masyarakat Desa Genamere berharap agar pemerintah segera memperhatikan kondisi yang dialami warga dengan pembuatan irigasi pertanian yang dapat mengairi persawahan mereka walaupun di musim kemarau ataupun pemberian bantuan lainnya agar ketersedian kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Keringnya lahan persawahan milik warga saat musim kemarau sudah terjadi sejak lama. seperti yang pernah terhadi pada tahun 2023 lalu dimana masyarakat mengalami kekurangan stok pangan akibat kemarau panjang dan hanya mengandalkan bantuan pemerintah semata agar bisa bertahan hidup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....