Kemenag & KPU Cirebon Perkuat Pendidikan Demokrasi melalui Program PRaBu

  • 30 Sep 2026 16:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon bersama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cirebon menggulirkan program Pemilihan Raya Putih Biru/Putih Abu atau PRaBu untuk memperkuat pendidikan demokrasi di lingkungan madrasah.

Program tersebut resmi diluncurkan bagi siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Aliyah Negeri se-Kabupaten Cirebon, Rabu 30 September 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, H. Slamet, mengatakan program PRaBu menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai serta tata cara demokrasi elektoral kepada para santri sejak dini.

"Sinergi ini merupakan langkah nyata kita dalam mengenalkan sistem kepemiluan dan nilai-nilai demokrasi kepada para santri sejak dini. Melalui simulasi Pemilihan Ketua OSIS yang terstruktur ini, kita ingin para siswa di madrasah tidak hanya belajar teori, tetapi merasakan langsung pengalaman berdemokrasi secara sehat, jujur, dan modern," ujarnya.

Melalui PRaBu, pemilihan Ketua OSIS di lingkungan madrasah akan diseragamkan dengan mengadopsi tahapan pemilu. Tahapan tersebut meliputi penyusunan Daftar Pemilih Tetap atau DPT, pencalonan, masa kampanye, hingga pemungutan suara.

Dalam program tersebut, pencalonan juga membuka jalur perseorangan atau independen dengan ketentuan sebesar lima persen. Seluruh rangkaian pemilihan dijadwalkan mencapai puncaknya melalui pemungutan suara serentak pada 14 Oktober 2026.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati, mengapresiasi dukungan Kankemenag Kabupaten Cirebon dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, PRaBu juga membawa unsur pembaruan melalui penerapan sistem pemungutan suara secara elektronik atau e-voting.

"Sesuai dengan diskusi dan arahan Pak Kepala Kemenag, program ini menjadi sarana mengenalkan sistem kepemiluan modern kepada para siswa. Pelaksanaan e-voting ini disupport langsung oleh KPU RI sebagai simulator digitalisasi pemilu, dengan MAN 1 Cirebon dan MTsN 4 Cirebon sebagai pilot project," katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan siswa madrasah dinilai strategis karena sebagian besar akan memasuki kategori pemilih pemula pada Pemilu 2029. Pengenalan sistem demokrasi melalui pemilihan Ketua OSIS diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses pemilihan yang demokratis.

Rangkaian PRaBu di lingkungan Kankemenag Kabupaten Cirebon selanjutnya akan ditutup dengan pelantikan Ketua OSIS terpilih secara bersamaan dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....