Polarisasi Media Sosial Jadi Perhatian GM FKPPI Kota Cirebon
- 19 Sep 2026 13:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Perkembangan media sosial membuka peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda dalam menyerap informasi di era digital. Ketua GM FKPPI Kota Cirebon, Moh. Dany Jaelani, menyoroti potensi polarisasi yang dapat memengaruhi hubungan antarkelompok akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Dany mengatakan, kemampuan generasi muda dalam menyaring informasi menjadi hal penting di tengah derasnya arus konten digital. Menurutnya, platform seperti TikTok dapat membawa pengaruh positif maupun negatif, bergantung pada cara masyarakat memanfaatkannya.
"TikTok-nya itu bisa menggiring kepada kegiatan-kegiatan yang bisa positif maupun negatif, bahkan bisa mencederai persatuan dan kesatuan antara teman dan kelompok," ujarnya kepada RRI, Jumat, 18 September 2026.
Baca juga: GM FKPPI Kota Cirebon Terapkan Kaderisasi Berjenjang bagi Calon Pemimpin
Baca juga: GM FKPPI Kota Cirebon Dorong Penguatan Pramuka dan Pendidikan Karakter
Ia menilai, pemanfaatan media sosial perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan adab dalam berkomunikasi. Karena itu, pihak-pihak berwenang diharapkan dapat mendorong pemahaman mengenai batasan dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial.
Dany menyebut, penguatan karakter kebangsaan menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan modernisasi. Nilai-nilai budaya bangsa yang menjunjung kesantunan dan kehidupan sosial perlu tetap menjadi pedoman generasi muda saat berinteraksi di ruang digital.
"Ada koridor etika, adab, dan kembali lagi tadi yang dibilang Pak Yusron itu adalah karakter budaya dan bangsa kita sebagai bangsa yang beradab, bangsa yang sosial ya, bangsa yang majemuk," katanya.
Baca juga: GM FKPPI Kota Cirebon Perkuat Toleransi dan Budaya Lokal di Era Digital
Menurut Dany, kemajuan teknologi perlu disikapi secara bijak agar tidak mengikis karakter dan identitas bangsa. Penguatan etika bermedia sosial diharapkan dapat membantu generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif tanpa mengabaikan nilai kebangsaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....