GM FKPPI Kota Cirebon Dorong Penguatan Pramuka dan Pendidikan Karakter

  • 19 Sep 2026 13:20 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Penguatan pendidikan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler dinilai penting untuk membekali generasi muda menghadapi tantangan globalisasi. Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kota Cirebon, Moh. Dany Jaelani, mendorong optimalisasi kegiatan kebangsaan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dany mengatakan, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa pemuda memiliki peran penting dalam menentukan arah bangsa, mulai dari Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan, hingga Reformasi. Menurutnya, penanaman nilai kebangsaan tidak terbatas pada generasi muda dari keluarga TNI-Polri, tetapi perlu melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan, GM FKPPI secara berjenjang telah menjalankan komunikasi sosial untuk memberikan pemahaman kebangsaan kepada keluarga besar TNI-Polri maupun masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan melalui lembaga formal dan nonformal dengan mengedepankan pemahaman, bukan doktrin.

"Kita diberi pemahaman. Kita bukan doktrin tapi memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui lembaga-lembaga resmi ataupun non-formal," ujarnya kepada RRI, Jumat, 18 September 2026.

Baca juga: GM FKPPI Kota Cirebon Perkuat Toleransi dan Budaya Lokal di Era Digital

Dany juga mendorong penguatan kembali pendidikan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) sebagai salah satu upaya menjaga jati diri bangsa di tengah modernisasi. Ia menilai penguatan nilai Pancasila dapat membantu generasi muda menyikapi pengaruh globalisasi secara selektif tanpa kehilangan karakter kebangsaan.

Dalam pelaksanaannya, GM FKPPI membangun kolaborasi dengan komunitas lintas alumni sekolah untuk mendorong kegiatan yang mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi penyisipan nilai kebangsaan dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Dany menilai Pramuka dapat menjadi sarana pembinaan karakter dan kebangsaan sejak usia dini hingga tingkat sekolah menengah. Ia juga berharap kegiatan Resimen Mahasiswa (Menwa) di perguruan tinggi dapat kembali dihidupkan untuk memperkuat pemahaman kebangsaan di kalangan mahasiswa.

"Pramuka ini sebetulnya kawah candradimuka untuk generasi muda, baik di tingkat SD, SMP, SMA," katanya.

Menurut Dany, penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan sekolah dan organisasi kepemudaan dapat membantu generasi muda lebih siap menghadapi tantangan sosial. Upaya tersebut juga diharapkan membangun daya tahan terhadap provokasi, polarisasi, serta pengaruh negatif yang berpotensi memicu tindakan kriminal dan perpecahan di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....