Pemerintah Desa Karanganyar Hentikan Tanam Padi di tengah Kekeringan Panjang

  • 16 Sep 2026 16:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kekeringan panjang membuat 86 hektar sawah Desa Karanganyar tidak ditanami padi pada musim kemarau tahun ini. Kuwu Desa Karanganyar, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, H. Suranto, mengatakan keputusan tersebut diambil karena ketiadaan sumber air.

Menurutnya, kondisi kekeringan berbeda dibandingkan tahun sebelumnya ketika petani masih dapat memanfaatkan air sungai menggunakan pompa. Saat ini, air dari Bendungan Cisepan telah habis, sementara aliran Cimanis membutuhkan pompa besar untuk mengairi lahan.

“Belum, kemarin cuma saya kan mengajukan lagi, katanya udah ditanggapi belum, mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasikan,” katanya dalam acara kentongan RRI pada Selasa, 15 September 2026. Suranto mengatakan kondisi tersebut membuat pemerintah desa mengimbau petani tidak memaksakan penanaman padi pada musim ketiga.

Baca juga: Kemarau Panjang, Tanaman Padi Karangwareng Mulai Menguning

Imbauan itu diberikan karena lahan yang sudah ditanami di desa lain mengalami kekurangan air hingga tanaman menguning. Menurutnya, sejumlah lahan bahkan diperkirakan gagal panen karena tanaman sudah memasuki fase keluar malai (bunga padi) tanpa pasokan air.

Petani Desa Karanganyar biasanya dapat menanam padi hingga tiga kali dengan memanfaatkan sumber air melalui pompa. Namun, kekeringan tahun ini membuat pola tanam ketiga tidak dapat dilakukan pada sebagian besar lahan pertanian.

Suranto mengatakan kondisi tersebut juga memengaruhi upaya menjaga produksi pangan di Kecamatan Karangwareng pada musim kemarau. Desa Karanganyar sebelumnya masih mampu mengelola sekitar 60 hektar lahan pada musim tanam ketiga tahun 2025.

Baca juga: Desa Karanganyar Kabupaten Cirebon Usulkan Sumur dalam untuk Atasi Krisis Air

Pemerintah desa berharap ketersediaan air dapat dipastikan agar petani kembali menggarap sawah pada musim tanam berikutnya. Langkah penyediaan sumber air dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....