Normalisasi Cisanggarung Dimulai, Warga Diminta Jaga Sungai
- 14 Sep 2026 19:35 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Sungai Cisanggarung di Blok Bangong, Desa Kadugede, Kuningan mengalami permasalahan pendangkalan dan penumpukan sampah yang kini mulai ditangani melalui pekerjaan normalisasi.
- Satu unit alat berat backhoe digunakan untuk mengeruk sedimentasi dan membersihkan material yang menghambat aliran sungai dalam operasi penormalan.
- Pekerjaan normalisasi sungai ini ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu empat hari kerja.
RRI.CO.ID, Kuningan - Aliran Sungai Cisanggarung di Blok Bangong, Desa/Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, mulai dibenahi oleh pihak terkait. Langkah pembenahan ini dilakukan setelah kawasan tersebut lama menghadapi persoalan pendangkalan serta tumpukan sampah.
Satu unit alat berat jenis backhoe dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi sekaligus membersihkan material yang menghambat aliran sungai. Pekerjaan normalisasi tersebut ditargetkan berlangsung selama empat hari.
Langkah penanganan itu mendapat respons positif dari warga. Selain mengurangi potensi gangguan aliran air, pembersihan sungai dinilai menjadi momentum untuk mengubah kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dari persoalan sampah.
Tokoh masyarakat setempat, Deni Darmadi, mengatakan persoalan aliran sungai yang tersendat telah berlangsung cukup lama. Karena itu, pengerukan sedimentasi dinilai sebagai langkah konkret untuk memperbaiki kondisi lingkungan di kawasan tersebut.
"Kami sangat bersyukur masalah menahun soal aliran sungai yang tersendat ini akhirnya mendapat solusi konkret," kata Deni, Senin, 14 September 2026.
Menurut dia, penanganan sungai tidak cukup hanya mengandalkan pengerukan. Setelah alat berat meninggalkan lokasi, masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memastikan sungai tidak kembali dipenuhi sampah.
"Tugas terbesarnya ada di kami selaku warga setempat, yakni menjaga kebersihan dan mengubah kebiasaan membuang sampah sembarangan," ujarnya.
Selain pengerukan, upaya pengendalian sampah dilakukan dengan memasang trash barrier atau penahan sampah di aliran sungai. Perangkat tersebut dibuat menggunakan pipa paralon dan jaring.
Penggunaan material sederhana itu diharapkan dapat ditiru masyarakat sehingga pengendalian sampah di sungai tidak sepenuhnya bergantung pada intervensi dari luar. Normalisasi Sungai Cisanggarung tersebut merupakan stimulus dari Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati.
Penanganan di Blok Bangong juga diproyeksikan menjadi tahap awal penataan bantaran sungai. Rencana berikutnya, bantaran yang telah dibersihkan akan ditata dengan saung-saung tradisional yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM.
Konsep tersebut diarahkan untuk menggabungkan penataan lingkungan sungai dengan potensi wisata kuliner desa. Namun, rencana tersebut bergantung pada keberlanjutan pemeliharaan sungai.
Jika sampah kembali menumpuk dan sedimentasi tidak dikendalikan, kawasan yang baru dibersihkan berpotensi kembali menghadapi persoalan yang sama. Penataan juga diharapkan dapat berlanjut ke blok-blok lain di sepanjang aliran Cisanggarung.
Upaya menjaga kebersihan sungai tidak hanya berhenti pada satu lokasi saja. Langkah ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama masyarakat dalam merawat seluruh daerah aliran sungai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....