Pengelola TPA Kopi Luhur Perketat Pengawasan Aktivitas Manusia
- 11 Sep 2026 13:25 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pengelola TPA Kopi Luhur menilai aktivitas manusia masih menjadi perhatian dalam pencegahan kebakaran. Pengawasan diperkuat karena sumber api kecil dapat memicu kebakaran ketika bertemu kondisi timbunan tertentu.
Kepala UPT TPA Kopiluhur Kota Cirebon, Entis Sutisna, mengatakan kejadian sebelumnya mengarah pada faktor aktivitas manusia. Ia menyebut kejadian kebakaran terakhir pada 2023 diduga berkaitan dengan aktivitas merokok di sekitar kawasan.
“Jadi yang kedua adalah tadi pemicu misalnya pemulung, rokok, dan lain sebagainya kan gitu ya,” katanya kepada RRI, Rabu, 9 September 2026. Menurut Entis, lokasi TPA berdekatan dengan permukiman sehingga aktivitas masyarakat turut menjadi perhatian pengelola.
Baca juga: Pengelolaan Gas Metana Jadi Kunci Cegah Kebakaran di TPA Kopi Luhur
Pengawasan dilakukan untuk memastikan aktivitas manusia tidak menimbulkan sumber api di sekitar area penimbunan. Selain pengawasan, pengelola melakukan penyiraman secara rutin untuk menjaga kondisi timbunan tetap lebih dingin.
Penyiraman biasanya dilakukan menjelang siang sebagai langkah antisipasi ketika suhu kawasan mulai meningkat. Entis menjelaskan gas metana sebenarnya tidak langsung terbakar apabila tidak bertemu sumber pemicu dari luar.
Pengelola menggabungkan pengendalian gas dengan pengawasan aktivitas manusia untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.
Langkah tersebut diharapkan menjaga keamanan kawasan TPA sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap lingkungan permukiman sekitar. Pengelola mengimbau seluruh pihak mematuhi aturan keselamatan dan tidak membawa sumber api ke kawasan TPA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....