Damkar Imbau Warga Kota Cirebon Waspadai Kebakaran Lahan di Musim Kemarau

  • 09 Sep 2026 13:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Masyarakat Kota Cirebon diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau, menyusul kejadian kebakaran lahan yang terjadi hampir setiap hari selama Agustus hingga awal September 2026. Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dari pembakaran sampah, rumput, maupun puntung rokok dapat dengan cepat menyebar dan memicu kebakaran di berbagai wilayah Kota Cirebon.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon Andi Riskiyanto mengatakan, kebakaran lahan menjadi kejadian yang cukup sering ditangani petugas selama periode tersebut. Menurutnya, ketika kondisi angin cukup besar, dalam satu hari petugas dapat menangani dua hingga tiga kejadian kebakaran lahan.

Andi mengatakan, kejadian kebakaran lahan tersebut terjadi secara merata di sejumlah wilayah Kota Cirebon dan tidak hanya terpusat pada satu kawasan tertentu. Selain kebakaran lahan, selama Agustus hingga awal September 2026 juga terdapat sekitar dua hingga tiga kejadian kebakaran rumah, ujar Andi.

Untuk mencegah kebakaran meluas, masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun rumput dan alang-alang hasil kerja bakti atau pemangkasan. “Tidak membakar sampah, tidak membakar rumputan, alang-alang, hasil kerja bakti atau hasil pangkasan rumput jangan dibakar,” ucap Andi.

Ia menjelaskan, pembakaran terbuka menjadi semakin berisiko ketika dilakukan saat kemarau dan disertai angin kencang karena api dapat menyebar ke area lain yang sebelumnya tidak diperkirakan. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan puntung tersebut benar-benar sudah dipadamkan sebelum dibuang.

Selain aktivitas pembakaran, masyarakat diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain api di kebun atau lahan terbuka yang dapat memicu kebakaran. Andi juga mengingatkan warga untuk memperhatikan keamanan peralatan rumah tangga, terutama kompor gas dan instalasi listrik, dengan memastikan seluruh peralatan telah dimatikan ketika rumah ditinggalkan.

Andi menambahkan, penggunaan steker atau colokan listrik secara berlebihan juga perlu diwaspadai karena dapat menjadi salah satu penyebab kebakaran rumah. “Untuk listrik juga, karena listrik juga ada beberapa penyebabnya, karena menumpuknya steker, colokan-colokan di steker itu juga harus waspada,” ujar Andi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....